DPD Sumsel Sebut Isu Menteri Jokowi Tekan Kader Golkar Hoaks

Kamis, 28 November 2019 15:33 Reporter : Irwanto
DPD Sumsel Sebut Isu Menteri Jokowi Tekan Kader Golkar Hoaks Rapat Pleno Partai Golkar. ©2019 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Isu adanya campur tangan menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menekan sejumlah DPD Partai Golkar dalam proses pemilihan Ketua Umum Partai Golkar dibantah arus bawah. DPD Partai Golkar Sumatera Selatan menyebut isu tersebut hoaks.

Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel Herpanto memastikan tidak ada penggiringan pilihan oleh sejumlah menteri terhadap DPD I, untuk memilih kembali Airlangga Hartanto sebagai Ketum Golkar. Bahkan, dia kaget mendengar kabar tersebut.

"Wah tidak ada itu, tidak ada. Itu kabar hoaks," kata Herpanto saat dihubungi merdeka.com, Kamis (28/11).

Herpanto tidak bisa memprediksi tujuan pihak yang menyebut adanya paksaan. Bagi dia, persaingan perebutan kursi Ketum Golkar sah-sah saja dalam proses demokrasi.

"Tidak tahu maksudnya apa, tapi kalau soal persaingan biasa saja," kata dia.

1 dari 2 halaman

Sumsel Tetap Dukung Airlangga

Terlepas adanya isu tersebut, DPD Partai Golkar Sumsel memutuskan tetap mendukung dan memilih Airlangga Hartanto dalam pemilihan Ketum nanti. Namun, semuanya diserahkan sepenuhnya kepada Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin.

"Kita serahkan kepada Ketua DPD, tapi kami sudah putuskan tetap memilih Pak Airlangga, 17 DPD tingkat dua juga begitu," ujarnya.

Menurut dia, dukungan itu berdasarkan evaluasi kepemimpinan Airlangga selama dua tahun menjabat sebagai Ketum. Airlangga dinilai sukses mendongkrak suara Golkar pada pemilu 17 April 2019.

"Kami anggap Pak Airlangga sukses memimpin Golkar. Beliau membantah prediksi Golkar anjlok ke papan bawah saat awal kepemimpinannya, faktanya justru suara Golkar melesat naik ke peringkat kedua tertinggi," kata dia.

Herpanto optimistis Airlangga kembali terpilih menjadi Ketum Golkar. Hal ini dilihat dari antusiasme DPD provinsi lain yang menyatakan dukungan yang sama.

"Saya tidak tahu bagaimana DPD provinsi lain, tapi kabarnya tetap dukung Airlangga, yakin tetap satu suara," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Loyalis Bamsoet Sebut Tiga Menteri Jokowi Tekan DPD

Loyalis bakal calon Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), Syamsul Rizal menduga ada campur tangan menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam proses pemilihan Ketua Umum Golkar. Kata dia, ada menteri Jokowi yang sengaja menekan DPD Golkar untuk memilih Bakal Calon Ketua Umum Partai petahana Airlangga Hartarto.

"Jadi ada pembantu presiden, saya enggak mau sebut nama tapi ada tiga pembantu presiden yang telepon DPD-DPD dan ketua-ketua DPD I dan kepala-kepala daerah untuk pilih Airlangga," kata Syamsul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (27/11).

Syamsul mengatakan tiga menteri ini tidak semuanya berasal dari kalangan partai politik. Tiga menteri itu adalah berasal dari Partai Golkar, akademisi satu lagi berasal dari partai lain.

Terkait menteri partai lain, Syamsul menduga Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno yang terlibat untuk menekan para kepala daerah kemudian kepala daerah menekan DPD Golkar.

"Tapi yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno. Mensesneg," ungkapnya.

Kendati demikian, Syamsul menegaskan Presiden Jokowi tidak mengetahui ada menterinya melakukan hal itu. Para menteri itu, lanjutnya, hanya ingin mendapatkan pengakuan memiliki legitimasi di dunia politik dari Jokowi.

"Tiga menteri ini engga punya jabatan politik di parpol, hanya mau cari legitimasi politik ke presiden. Biar presiden itu percaya mereka punya kekuatan politik padahal sebenarnya enggak. Hanya banyak bacot doang," ucapnya. [cob]

Baca juga:
Bantah Dipaksa, DPD Golkar Jatim Kompak Dukung Airlangga
Tanpa Tata Cara Pemilihan, Hasil Munas Golkar Berisiko Hilang Legitimasi
Tagih Laporan Keuangan Golkar, Kubu Bamsoet Ancam Adukan Airlangga ke KPK
Pleno Partai Golkar Dinilai Gagal Tetapkan Materi Munas
MS Hidayat: Cara Memilih Ketum di Munas Usulan Airlangga Tabrak AD/ART
Airlangga Ingin Syarat Maju Munas Didukung 30% Suara, Kubu Bamsoet Protes

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini