DPD Golkar Jateng Harap Ketum Berikutnya Lebih Hebat dari Jusuf Kalla

Minggu, 1 September 2019 04:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama
DPD Golkar Jateng Harap Ketum Berikutnya Lebih Hebat dari Jusuf Kalla Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketua Pelaksana Harian DPD Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono menilai, dinamika yang terjadi di internal partainya sudah biasa jelang Musyawarah Nasional (Munas). Namun, pihaknya berharap calon ketua umum berikutnya memiliki kepemimpinan yang melebihi Jusuf Kalla (JK).

"Minimal lebih hebat dari Jusuf Kalla. Sebab beliau punya track record yang mumpuni. Bisa jadi Wapres dua kali, figur ketum ke depan mesti lebih hebat dari pemimpin sebelumnya. Zaman sudah berubah, Indonesia tidak harus dipimpin dengan sistem 25 tahun yang lalu," kata Iqbal Wibisono saat ditemui di Golkar Jateng, Sabtu (31/8).

Dia menyebut munculnya sejumlah nama dalam bursa caketum Golkar, menunjukkan proses kaderisasi di partai berjalan baik. Selain itu, kata Iqbal menunjukkan bahwa kader Golkar tidak apatis dalam menghadapi dinamika politik terkini.

"Jadi Golkar tidak miskin calon dalam keadaan situasi ini. Mereka tentunya bisa mewarnai bursa kandidat ketua umum. Yang pasti, mereka harus turun untuk berkomunikasi di setiap daerah. Waktu mereka cuma tiga bulan," ungkapnya.

Terkait Munas, Iqbal sendiri tidak ingin jadwal pelaksanaan molor. Sebab, berpotensi mengganggu komunikasi politik dengan pemerintah. Maka dari itu, dia mendesak kepada elite DPP Golkar supaya memantapkan jadwal sesuai rencana Desember nanti.

"Kita tidak mau jadwalnya molor. Paling tidak sebelum Desember sudah harus digelar munas. Biar nantinya pengurus partai bisa intens berkomunikasi dengan pemerintah," jelasnya.

Iqbal juga berharap, Ketum Golkar selanjutnya adalah figur yang dekat dengan seluruh kader. Dengan demikian, generasi muda menjadi kekuatan terdepan Golkar untuk membawa perubahan arah politik menuju Pilpres 2024 mendatang.

"Semuanya prosesnya dapat berjalan dengan serba transparan, dirumuskan dengan baik. Kalau sudah begitu, partai ini tetap dicintai rakyatnya. Kemudian generasi muda juga mendekatkan diri kepada Golkar. Jadinya, kekuatan kita ke depannya berada pada militansi generasi muda," akunya.

Lebih lanjut, dia mengusulkan kepada para elite DPP Golkar untuk bersiap melakukan regenerasi. Di mana anak muda agar bisa menduduki posisi strategis sebagai pengurus partai.

"Kalau bisa usia dibawah 50 tahun menempati posisi di kepengurusan yang baru. Sehingga bisa dilihat apakah ketum partai pada masa mendatang bisa muncul sosok karismatik dan teruji dalam kaderisasi," tutup Iqbal Wibisono. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini