Djarot Ungkap Hubungan Dengan Prabowo Setelah Pilkada DKI 2017

Jumat, 9 Agustus 2019 16:30 Reporter : Ahda Bayhaqi
Djarot Ungkap Hubungan Dengan Prabowo Setelah Pilkada DKI 2017 hasto dan djarot konferensi pers jelang kongres v PDIP. ©2019 Merdeka.com/ahda bayhaqi

Merdeka.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat membantah kabar retaknya hubungan partainya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Walaupun dalam beberapa kontestasi pemilu, PDIP dan Gerindra harus berseberangan.

Djarot mengatakan, Prabowo adalah nasionalis. Sehingga, dia menilai, tidak mungkin hubungan antara Prabowo dengan PDIP akan renggang.

"Saya yakin sejak masa lalu Pak Prabowo memang begitu, seorang nasionalis, bukan mengeras," katanya di Hotel Grand Inna Beach, Jumat (9/8).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menceritakan, dirinya dan Prabowo kerap berangkulan setiap kali jumpa. Padahal, Djarot pernah tempur habis-habisan melawan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Gerindra di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kita ingat betul kalau ketemu saya, rangkul suka banget dia. Walaupun kita tempur habis-habisan di DKI. Ya selesai. Tidak masalah," jelasnya.

Djarot mengakui, ada peran banyak pihak dalam pertemuan Prabowo dengan Presiden Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Salah satunya ada Budi Gunawan. Kepala BIN itu kembali terlihat hadir saat Prabowo menghadiri Kongres V PDIP.

"Semuanya berperan. Warga bangsa, Pak BG terutama ikut berperan. Iya kan mewakili lembaga negara. Diundang juga," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini