Ditanya Zulkifli soal Kesiapan jadi Capres, Sandiaga Uno: Siap!

Kamis, 16 Juni 2022 14:19 Reporter : Merdeka
Ditanya Zulkifli soal Kesiapan jadi Capres, Sandiaga Uno: Siap! Sandiaga Uno. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif Sandiaga Uno menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon presiden tahun 2024. Hal itu disampaikan Sandiaga berkunjung ke Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara dan mendapat pertanyaan dari salah satu mahasiswa yang bernama Zulkifli.

"Dari program-program nyata tersebut saya rasa bapak Sandiaga Uno sudah siap menjadi presiden RI di tahun yang akan datang. Apakah bapak siap untuk jadi Presiden di 2024?," tanya Zulkifli dalam siaran persnya, Kamis (16/6).

Sebelum menjawab siap, Sandiaga berbalik tanya kepada Zulkifli tentang sosok presiden yang ideal di mata mahasiswa Universitas Khairun dan masyarakat Indonesia secara umum.

"Pertanyaanya sangat baik. Tapi kira-kira saya mau tanya dulu, Pada tahun 2024 pemimpin seperti apa yang diinginkan mahasiswa Universitas Khairun dan masyarakat Indonesia secara umum?," tanya Sandiaga.

Zulkifli menjawab lugas bahwa kriteria yang ideal adalah pemimpin yang siap menghadapi bonus demografi pada tahun 2030 dan pemimpin yang dapat menyesuaikan dengan keadaan.

"Kaum muda akan mengambil peran penting kedepan. Saya lihat sendiri bapak Sandiaga Uno itu sangat luar biasa, milenial dan sudah memberikan bukti kinerja yang nyata, karena kita tidak butuh banyak bicara tapi butuh banyak kerja,” jawab Zulkifli.

Selain itu Zulkifli juga ingin model pemimpin yang dekat dengan masyarakat agar tidak acuh saat dikritik.

"Jangan sampai menutup telinga saat mahasiswa atau masyarakat umum menyampaikan aspirasi atau keluhan," harap Zulkifli.

Mendengar hal itu, Sandiaga menyatakan bahwa bukan hanya dirinya, tetapi siapa saja jika dipanggil untuk berkontribusi bagi bangsa harus siap.

"Siapa saja untuk NKRI jawabannya harus siap," ungkap Sandiaga tegas.

2 dari 2 halaman

Sandiaga membenarkan, tahun 2024 akan masuk ke fase yang strategis karena bonus demografi yang didapat hanya 10 tahun lebih. Di tahun 2034 hingga 2038 bonus demografi diperkirakan akan habis.

Oleh karena itu, jika kita tidak membangun ekonomi kita secara kuat, maka kita kehilangan peluang menjadi negara maju dengan pendapatan ekonomi nomor 5 terbesar di dunia.

Selain itu, lanjut Sandiaga, pemimpin yang diinginkan masyarakat harus kekinian, harus bisa menangkap apa yang anak-anak muda mau. Sebanyak 55 persen dari populasi penduduk indonesia adalah generasi Z.

"Yang bisa menangkap apa yang dimau milenial, salah satu yang diinginkan milenial yaitu ingin menjadi entrepreneur, ingin sukses, milennial ingin mandiri, tidak ingin kerja dengan orang lain. Ketiga, dekat dengan masyarakat. Ini pertanyaan milenial terhadap pemimpinnya ke depan dan kalau itu pertanyaanya, jawabannya harus? Siap," tandas Sandiaga.

Reporter: M Radityo [ray]

Baca juga:
Sandiaga Dapat Dukungan Nyapres dari Ijtima Ulama di Yogyakarta
Sandiaga Uno Rancang Wajah Baru Pariwisata Candi Borobudur, Seperti Apa?
Pembatalan Kenaikan Tiket Candi Borobudur Diharapkan Bisa Tingkatkan Pariwisata
Charta Politika Simulasi Capres-Cawapres: Duet Ganjar-Sandiaga Tertinggi
WNA Bekerja dari Indonesia Bakal Dapat Visa Digital Nomad

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini