Ditanya Kemungkinan Maju Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Dibesarkan Gerindra

Sabtu, 2 Juli 2022 06:50 Reporter : Purnomo Edi
Ditanya Kemungkinan Maju Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Dibesarkan Gerindra Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Yogyakarta. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Nama Wakil Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, masuk dalam beberapa survei mengenai capres maupun cawapres potensial di 2024. Sandiaga mengaku hanya mengikuti kehendak partai.

Sandiaga meyakini, keputusan partai dalam hal nama capres dan cawapres adalah yang terbaik. Sejauh ini, Partai Gerindra menjagokan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024. Dari beberapa hasil survei, nama Prabowo selalu masuk dalam tiga besar daftar capres potensial.

"Saya dibesarkan Gerindra. Saya akan terus berkomunikasi sama Pak Prabowo dan saya yakin keputusan terbaik para elit partai itu adalah mengakomodasi apa yang menjadi keinginan dari masyarakat Indonesia," Sandiaga di Plaza Ambarukmo, Jumat (1/7).

Belakangan, nama Prabowo Subianto disandingkan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Menyusul pertemuan kedua partai yang menghasilkan kesepakatan bersama untuk berkoalisi di 2024.

Menurut Sandiaga, dinamika politik yang terjadi tetap diapresiasi meskipun masih ada kemungkinan berubah.

"Tentunya dinamika politik terus bergerak dan ini kita apresiasi, dan akan ada ruang yang sangat luas untuk berkontemplasi," lanjut Sandiaga yang maju sebagai cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.

2 dari 3 halaman

Tertinggi Survei Cawapres

Hasil survei elektabilitas calon wakil presiden 2024 Charta Politika yang dilansir Juni 2022 mencatatkan dua nama teratas. Yaitu Menparekraf dan politikus Gerindra Sandiaga Uno, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sandiaga memimpin elektabilitas sebagai calon wakil presiden dengan angka 27,6 persen. Sementara Ridwan Kamil memiliki elektabilitas sebesar 16,5 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya saat paparan survei secara daring, Senin (13/6) menduga, elektabilitas Sandiaga sangat tinggi karena sudah memiliki citra kuat sebagai calon wakil presiden. Sandiaga pada 2019 lalu mendampingi Prabowo Subianto.

3 dari 3 halaman

Konsep

Sandiaga Salahudin Uno mendapat doa dan dukungan dari sejumlah pihak untuk kembali berkontestasi dalam Pemilu 2024. Pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 itu pun menanggapinya sebagai sebuah doa kebaikan yang disyukurinya.

"Kita tentunya hanya bisa, kalau ada yang mendoakan itu kan alhamdulillah. Kata Pak Kyai, kalau ada yang mendoakan ya alhamdulillah," kata Sandiaga sambil melirik ke KH Muhammad Bisri, Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Maghfirah Malang, Rabu (29/6).

Menurut Sandi, Indonesia membutuhkan orang yang berkemampuan dan memiliki track record baik.

"Saya yakin sebenarnya di 2024 track record lah, bukan siapa-siapanya tetapi konsep kemampuannya apa. Apa yang ditawarkan untuk Indonesia maju. Pembangunan-pembangunan yang bagus ini bisa dilanjutkan dengan pendekatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga terus meningkatkan pendidikan yg beraklakul karimah," jelas Sandiaga. [noe]

Baca juga:
Peta Politik Terkini PDIP Jelang Pemilu 2024
Bamsoet Bertemu Surya Paloh Bahas Pilpres 2024 hingga Persatuan Rakyat
Yorrys Tegaskan KSPSI Fokus Perjuangkan Buruh, Bukan Pilpres 2024
Reaksi Surya Paloh soal Pertemuan SBY-JK di Cikeas
PKB dan Gerindra Kembali Bertemu untuk Matangkan Koalisi hingga Level Bawah
Effendi Simbolon: KIB Layu Sebelum Berkembang, akan Bubar Sendirinya
Effendi Simbolon: Prabowo-Puan atau Puan-Prabowo Tergantung Megawati

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini