Disebut Tak Solid Dukung Jokowi, Ini Cara PPP Satukan Suara Kader

Kamis, 24 Januari 2019 12:35 Reporter : Sania Mashabi
Disebut Tak Solid Dukung Jokowi, Ini Cara PPP Satukan Suara Kader Arsul Sani. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkap salah satu strategi agar partainya solid mendukung pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Salah satu caranya dengan melakukan micro canvasing dan micro targeting.

Dalam survei indikator dikatakan ada 14 partai yang belum solid mendukung pasangan capres-cawapresnya di Pilpres 2019. Di antaranya PPP dimana 43,2 persen kadernya masih mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

"Ya micro canvassing dan micro targeting. Kalau dilihat Pak Romi itu jadi Ketum dia tidak nyaleg. Salah satu alasannya ya itu agar bisa kemana-mana," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1).

Menurutnya, tidak ada cara lain selain melakukan micro canvasing dan mico targeting. Dimana PPP berusaha turun langsung dan melakukan sosialisasi langsung.

"Kalau kita kontrol lewat medsos kan yang ada ribut saja di medsos. Maka satu satunya cara ya dengan micro targeting, micro canvasing. Datangi orangnya, diajak diberi informasi tentang yang sebenarnya," ungkapnya.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf itu juga menegaskan, persentase kadernya yang mendukung pasangan capres-cawapresnya terus bertambah. Walaupun belum bisa dibandingkan dengan persentase dukungan PDIP, PKB atau NasDem.

"Kalau dibandingkan denga PDIP, PKB, NasDem memang tidak bisa dibandingkan. Karena pada 2014 mereka kan sudah bersama Pak Jokowi," ucapnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini