Diperiksa Bawaslu Makassar, Timses Bantah Libatkan Anak-Anak Saat Kampanye Prabowo

Senin, 8 April 2019 16:54 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Diperiksa Bawaslu Makassar, Timses Bantah Libatkan Anak-Anak Saat Kampanye Prabowo Tim BPD Prabowo-Sandi di Makassar Sawaluddin Arief. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi di Makassar, Sawaluddin Arief membantah pelibatan anak-anak dalam kampanye rapat umum Capres Prabowo, di lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (24/3) Maret lalu. Hal ini diungkapkan ketua Bidang Media dan Komunikasi Partai Gerindra Sulsel ini usai diperiksa oleh Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Makassar, di kantor Bawaslu Makassar, Jl Anggrek Raya, Makassar, Senin (8/4).

"Kami Partai Gerindra dan partai koalisi pengusung Prabowo-Sandi sangat paham UU, aturan PKPU sehingga apa yang kami pahami tidak perlu dibuatkan lagi informasi secara tertulis, contohnya bahwa pelibatan anak-anak dilarang. Kami paham bahwa itu dilarang sehingga tidak ada anak-anak dalam kampanye akbar lalu," kata Sawaluddin.

Bantahan serupa juga diucapkannya saat diklarifikasi oleh Bawaslu Makassar terkait hadirnya bendera Partai Golkar dalam lokasi kampanye akbar Prabowo Subianto. Padahal partai berlambang beringin itu merupakan pengusung capres Jokowi.

"Tadi saya diklarifikasi dengan kurang lebih 17 pertanyaan yang pertanyaan inti ada dua yakni tentang pelibatan anak-anak dan pelibatan bendera lain yakni bendera Partai Golkar di luar partai pengusung. Soal bendera itu, kami paham bahwa dilarang libatkan partai lain tapi Bawaslu Makassar hadirkan foto. Kami tidak tahu, kami tidak lihat," tandasnya.

Pantauan merdeka.com di lokasi kampanye terbuka Prabowo Subianto dua pekan lalu, ada sejumlah anak-anak hadir dalam kampanye tersebut. Mereka ikut berteriak-teriak dengan semangat menimpali seruan-seruan Prabowo dari atas podium.

Bendera Partai Golkar juga tampak jelas berada di barisan bendera-bendera partai pengusung pasangan capres Prabowo-Sandi. Bendera-bendera partai berlambang beringin itu ikut berjejer di bagian depan panggung tempat Prabowo melakukan orasi politik.

Ika KDI, penyanyi ibu kota yang hadir menghibur massa bahkan sempat menyebut nama Partai Golkar saat menyebut nama-nama partai yang hadir meramaikan kampanye.

Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Makassar, Sri Wahyuningsih menjelaskan, selain Sawaluddin Arief pihaknya juga mengambil keterangan warga yang terlihat di dalam foto berada di dekat bendera Partai Golkar saat kampanye rapat umum Prabowo.

"Kita mau tahu siapa yang bawa bendera itu, siapa yang memerintahkan karena dalam aturan pemilu jelas mengatur soal larangan adanya atribut kampanye di luar dari atribut pengusung capres bersangkutan," ujar Sri.

Pemeriksaan atau pengambilan klarifikasi ini adalah hasil pengawasan Bawaslu Makassar. Dalam pemeriksaan ini pihaknya menghadirkan foto sebagai bukti di depan orang-orang yang diklarifikasi.

"Masih ada beberapa orang lagi akan dimintai klarifikasinya sekaitan temuan pelibatan anak-anak dan soal atribut kampanye itu jadi kami belum menyimpulkan apa-apa. Hanya saja untuk kasus seperti ini, jika terbukti sebagaimana diatur dalam UU, sanksinya bisa mengarah ke pidana," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini