Dimenangkan Mahkamah Partai, kubu Agung komitmen keluar KMP

Selasa, 3 Maret 2015 19:47 Reporter : Marselinus Gual, Laurel Benny Saron Silalahi
Dimenangkan Mahkamah Partai, kubu Agung komitmen keluar KMP Sidang Mahkamah Partai Golkar. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPP Golkar Kubu Agung Laksono dinyatakan menang oleh Mahkamah Partai terkait kisruh dengan pihak Aburizal Bakrie (Ical). Mereka pun berkomitmen untuk keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP).

"Itu sudah menjadi komitmen kami dalam Munas Ancol. Kami akan keluar dari KMP dan menjadi parpol yang independen dan kritis mendukung pemerintah," kata Waketum Golkar kubu Agung Laksono Priyo Budi Santoso setelah mengadakan konferensi pers di Media Lounge gedung DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (3/3).

Priyo juga menegaskan jika keputusan Mahkamah partai hari ini sudah final dan mengikat apa pun nantinya hasilnya terkait kasasi yang diajukan kubu Ical di PN Jakbar. "Keputusan majelis hakim sudah final dan mengikat. Kami mensyukuri dan menerima keputusan tersebut," ujar Priyo.

Setelah pembacaan keputusan oleh Ketua Majelis Hakim Muladi, tampak Waketum Golkar kubu Ical Fadel Mohammad berjalan lesu. Fadel sendiri mengaku tidak puas dengan keputusan Majelis hakim.

"Kami tidak puas. Sudah dari awal kami sudah tahu jika para hakim akan memihak," ujar Fadel di depan wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Priyo mengatakan jika sudah seharusnya menerima keputusan dengan lapang dada. "Itu sudah menjadi keputusan. Seharusnya diterima secara legowo," komentar Priyo.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol Jakarta Leo Nababan menegaskan penyelesaian dualisme kepemimpinan Partai Golkar melalui Mahkamah Partai adalah putusan Pengadilan Negeri yang harus dipatuhi kedua belah pihak.

"Dengan adanya keputusan ini saya harap semua bisa menerima. Karena keputusan MP adalah keputusan yang sah," katanya di Kantor DPP Golkar, Selasa (3/3).

Leo melanjutkan, dengan kemenangan tersebut maka kepengurusan Partai Golkar saat ini ada di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Menurut Leo, jika sudah diresmikan oleh Menkum HAM tidak menutup kemungkinan bahwa Golkar akan meninggalkan Koalisi Merah Putih yang diketuai oleh Aburizal Bakrie.

"Dengan putusan ini kami keluar dari KMP. Tetap akan dukung pemerintah yang sah karena itu doktrin partai golkar," jelasnya.

Leo menjelaskan, keputusan untuk keluar dari KMP memang sudah sering digaungkan oleh Agung Laksono. Putusan tersebut menurutnya juga sudah sesuai dengan hasil Munas Ancol beberapa waktu lalu.

"Ini pilihan politik dan alasannya sesuai hasil munas ancol. Kepada seluruh anggota fraksi, DPD I dan DPD II agar sesuaikan diri," tandasnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini