Dikabulkan MK, NasDem ingin kuatkan sistem kepartaian

Kamis, 30 Agustus 2012 10:28 Reporter : Laurencius Simanjuntak
Dikabulkan MK, NasDem ingin kuatkan sistem kepartaian Pendaftaran partai Nasdem. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Permohonan Partai NasDem agar semua parpol yang ingin ikut pemilu diverifikasi akhirnya dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK). Lewat putusan itu, NasDem mengaku ingin menguatkan sistem kepartaian di Indonesia.

Ketua badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan, mengatakan permohonan uji materi UU Pemilu yang dilakukan partainya lebih kepada kehendak untuk menata proses demokrasi di Indonesia.

"Bukan dalam konteks 'manfaat' yang diraih," kata Ferry lewat pernyataan tertulis kepada merdeka.com, Kamis (30/8).

Karena, lanjut Ferry, apapun putusan MK, Partai NasDem tetap harus menjalani proses verifikasi untuk dapat menjadi peserta Pemilu 2014.

"MK mengabulkan permohonan, Partai NasDem harus jalani proses verifikasi, MK menolak permohonan, Partai Nasdem harus jalani proses verifikasi," kata mantan politikus Golkar ini.

"Jadi, permohonan yang diajukan Partai NasDem ke MK sama sekali bukan supaya NasDem mendapat manfaat. Tapi sekali lagi ini menjadi bagian dari upaya menata dan penguatan sistem kepartaian kita," ujar dia.

Seperti diberitakan, permohonan uji materi Pasal 8 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu diajukan oleh 22 parpol kecil dan Partai NasDem. Alhasil, MK membatalkan ketentuan Pasal 8 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu yang berbunyi, "Partai politik peserta pemilu pada pemilu terakhir yang memenuhi ambang batas perolehan suara dari jumlah suara sah secara nasional ditetapkan sebagai partai politik peserta pemilu pada pemilu berikutnya". Dengan kata lain, semua parpol, termasuk yang duduk di DPR sekarang, wajib menjalani verifikasi untuk bisa berlaga di Pemilu 2014. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Nasdem
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini