Di balik diamnya Hatta soal koalisi PAN di pilpres

Rabu, 7 Mei 2014 17:32 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Di balik diamnya Hatta soal koalisi PAN di pilpres Hatta Rajasa. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Umum PAN Hatta Rajasa menjadi salah satu kandidat kuat cawapres pendamping Prabowo Subianto . Namun sebelum ada keputusan resmi, PAN ogah berpolemik terkait wacana itu.

Ketua DPP PAN Ahmad Farham Hamid mengatakan, posisi Hatta saat ini masih bersabar untuk menentukan sikap. Rencananya PAN akan mengeluarkan statemen resmi terkait koalisi di pilpres setelah ada hasil pemilu legislatif dari KPU .

"Sementara ini kita memilih bersabar menunggu selesainya penetapan hasil pileg oleh KPU , setelah itu baru mengeluarkan statemen resmi," kata Farhan di Gedung DPR , Jakarta, Rabu (7/5).

Dia menilai, keputusan Rakernas mengusung Hatta sebagai capres. Sehingga, jika nanti dipinang oleh capres lain sebagai cawapres, maka hal itu harus dilakukan melalui Rakernas kembali.

"Jadi kalau Pak Hatta jadi cawapres itu diputuskan dalam Rakernas, tidak serta merta, makanya kalau diperhatikan Pak Hatta tidak pernah mengeluarkan statemen apapun terhadap dirinya karena dia tahu betul itu bukan keputusan Pak Hatta, itu partai," terang dia.

Dia memprediksi, PAN akan menggelar Rakernas pada 13 Mei nanti. Dalam Rakernas itu, sebagai ajang legetimasi Hatta sebagai cawapres.

Kendati demikian, Farhan tak mau mengungkap apakah Prabowo - Hatta benar-benar bakal berduet, apalagi ada isu baru yang malah menduetkan Prabowo dengan Aburizal Bakrie (Ical). Dia hanya mengisyaratkan bahwa PAN lebih mesra dengan Gerindra dan Prabowo ketimbang PDIP dan Jokowi.

"Kelihatannya kedekatan pada karakter pemimpin, Prabowo lebih menonjol. Jadi ada prinsip penting yang dipandang teman-teman perlunya pemimpin yang tegas, masalah pribadinya sudah selesai, tidak lagi ada kepentingan pribadi tapi bekerja untuk bangsa," pungkasnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini