Demokrat Dukung Jokowi Bentuk Kementerian Investasi Atasi Krisis Ekonomi

Kamis, 15 April 2021 10:09 Reporter : Ahda Bayhaqi
Demokrat Dukung Jokowi Bentuk Kementerian Investasi Atasi Krisis Ekonomi Presiden Joko Widodo. Akun Twitter Joko widodo ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Demokrat mendukung Presiden Joko Widodo membentuk Kementerian Investasi. Jika Kementerian ini dinilai akan membantu Jokowo mengatasi masalah krisis kesehatan dan krisis ekonomi.

"Kami menghargai reshuffle kabinet adalah otoritas dan hak prerogatif Presiden. Jika pemerintah memandang perubahan nomenklatur serta pembentukan kementerian investasi ini akan membantu mengatasi masalah yang saat ini masih menerpa yaitu kirisis kesehatan dan krisis ekonomi, akan kami dukung," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan, Kamis (15/4).

Kamhar mengatakan, pemerintah menghadapi situasi yang tidak mudah akibat pandemi Covid-19. Pemerintah harus mengutamakan mengatasi krisis kesehatan dan krisis ekonomi.

Oleh karena itu, para menteri tidak pantas mengambil langkah yang akan membebani Presiden Jokowi.

"Pembantu-pembantu Presiden tak pantas melakukan gerakan-gerakan tambahan yang malah menjadi beban bagi Presiden. Bukan melayani rakyat malah memperturutkan syahwat politik pribadi," kata Kamhar.

Sementara itu, Demokrat meminta pemerintah fokus menangani krisis tidak perlu membahas pemindahan ibu kota.

"Di tengah masalah yang belum selesai dan krisis yang belum teratasi di satu sisi serta keterbatasan sumberdaya yang tersedia termasuk pembiayaan di sisi lainnya, memaksakan agenda ini tetap berjalan tak hanya tanda gagal fokus tapi juga bentuk penghianatan aspirasi rakyat. Pemerintah harus lebih peka membaca apa yang menjadi aspirasi rakyat," pungkas Kamhar.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan Presiden Joko Widodo akan melantik dua menteri baru pekan ini. Dua menteri tersebut adalah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) dan Menteri Investasi.

Ngabalin mengatakan Menteri Investasi akan merangkap sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Presiden insya Allah akan melantik menteri baru (1) Menteri DIKBUD/RISTEK (2) Menteri Investasi/Kepala BKPM," kata Ngabalin dalam akun twitter pribadinya @AliNgabalinNew, Rabu (14/4).

Namun, Ngabalin tidak menyebutkan lagi dua calon menteri yang akan dilantik Jokowi. Perombakan kabinet ini menyusul perubahan nomenklatur kementerian yaitu peleburan Kemenristek ke dalam Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini