Demokrat Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Max Sopacua

Rabu, 17 November 2021 19:08 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Demokrat Beri Penghormatan Terakhir pada Almarhum Max Sopacua Keterangan pers partai demokrat. ©Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Politikus Senior Zulkifli bin Adam atau dikenal dengan Max Sopacua meninggal dunia, Rabu (17/11). Max meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto usai mengidap penyakit paru.

Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga Max. AHY saat ini tengah berada di Amerika Serikat, mendampingi perawatan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai divonis penyakit kanker prostat.

"Ketika saya menelepon untuk memberitahu kabar duka ini, mas AHY terkejut dan berduka," kata Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya, dalam pesan singkat.

Dalam perbincangannya, AHY menitipkan ucapan duka kepada keluarga Max. AHY pun memerintahkan Sigit untuk memenuhi kebutuhan keluarga Max.

"Karena masih mendampingi Pak SBY yang sedang melakukan pengobatan, Mas AHY memerintahkan saya untuk mewakili beliau dan mengupayakan apapun yang jadi kebutuhan keluarga,” kata Sigit.

2 dari 2 halaman

Hormat Meski Beda Sikap Politik

Saat mengunjungi rumah duka di Bogor, kepada Sigit, keluarga almarhum, Ferro Supacua menyampaikan permohonan maaf. Khususnya kepada SBY, serta mohon agar jenazah almarhum bisa diantar dengan ambulans Partai Demokrat. Mulai dari RSPAD sampai ke peristirahatan terakhir Max di Ciomas, Bogor.

"Kami bantu apa yang bisa kami bantu sebagai bentuk penghormatan terakhir pada Pak Max yang pernah menjadi senior kami di Partai Demokrat,” katanya

Sigit mengakui, belakangan ada perbedaan pandangan politik antara pengurus Demokrat dan Max. Namun, dia mengatakan, Demokrat tetap menghormati Max sebagai orang yang pernah berjuang membesarkan partai. Bahkan pernah menjadi anggota DPR RI serta menjadi Wakil Ketua Umum perideo 2015-2020.

"Mas AHY menunjukkan keteladanan sebagai pemimpin yang mampu bertindak secara bijaksana dan dewasa,” terang dia.

Sigit menambahkan, di tengah polarisasi politik yang menguat dan ruang publik yang dipenuhi saling cerca, perlu sikap keteladan bagi para elite parpol.

“Kita butuh lebih banyak inspirasi," kata lulusan Norwich University, AS, yang juga satu almamater dengan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa tersebut. [rnd]

Baca juga:
AHY Ajak Kader Demokrat Kirim Doa untuk Almarhum Max Sopacua
Pesan Terakhir Max Sopacua Sebelum Meninggal Dunia
Moeldoko Kenang Max Sopacua Punya Cita-Cita Agar Partai Demokrat Merakyat
Karangan Bunga Belasungkawa Padati Rumah Duka Max Sopacua
Jenazah Max Sopacua akan Dimakamkan di Bogor
Max Sopacua Sempat Dirawat 17 Hari Karena Sakit Paru-paru Diduga Kanker

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini