KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Demokrat bantah minta mahar ke bakal calon kepala daerah

Kamis, 15 Juni 2017 13:23 Reporter : Anisyah Al Faqir
Agus Hermanto. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto membantah adanya pemberian mahar dari calon kandidat peserta pilkada bila ingin diusung Partai Demokrat.

"Bohong, bohong, enggak betul. Kami dari partai Demokrat juga tidak pernah melakukan itu, kita benar-benar clear, dibahas secara akuntabel," kata Agus di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/6).

Menurutnya kalau para kandidat mengeluarkan uang untuk dana kampanye itu sesuatu hal yang wajar. Sebab, sebagai calon perlu mempromosikan diri untuk dikenal masyarakat dan menyampaikan visi misinya sebagai calon kepala daerah.

"Ya kalau buat kampanye ibaratnya siapa ya dia terpilih dengan dia mencalonkan itu sesuatu yang wajar," ujarnya.

Wakil ketua DPR RI ini pun menyebutkan bila seorang kandidat sudah diusung partai, maka mekanisme pembiayaan dana kampanye diserahkan kepada kandidat tersebut. Partai pun tak akan ikut campur dalam hal tersebut, apalagi meminta sejumlah uang dari calon kandidat yang bakal diusung.

"Yang saya tahu kalau dari Demokrat tidak pernah memungut dari calon yang maju. Kalau buat kampanye itu diserahkan kepada calon masing masing," pungkasnya.

Sebelumnya, Kader Partai Demokrat Aan Nurhanyat membatalkan niatnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Serang yang akan diusung partainya. Pembatalan tersebut terjadi, saat tim relawannya hendak mengambil formulir pendaftaran di penjaringan DPC Demokrat Kota Serang. Tim sukses dan relawan diminta Rp 5 juta terlebih dahulu untuk mendapatkan formulir.

Salah satu tim Sukses Aan Nurhanyat yakni Aan Rizky Ariandi mengaku kecewa lantaran saat pengambilan formulir harus membayar mahar Rp 5 juta. Padahal Aan merupakan kader Demokrat.

"Memang kita relawan, tapi kan bisa formulirnya diambil dulu. Ini bukan persoalan uangnya, masa iya kader sendiri mau daftar harus seperti ini," kata Rizky. [bal]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.