Dana awal kampanye hanya Rp 50 juta, PAN singgung NasDem banyak uangnya

Rabu, 26 September 2018 12:25 Reporter : Sania Mashabi
Dana awal kampanye hanya Rp 50 juta, PAN singgung NasDem banyak uangnya Zulkifli Hasan diperiksa KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Partai Amanat Nasional (PAN) melaporkan dana awal kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dana yang dilaporkan sebesar Rp 50 juta.

"Ya memang baru ada Rp 50 (juta)," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9).

Zulkifli menjelaskan, dana tersebut bukanlah dana keseluruhan untuk kampanye 2019. Dana itu akan terus bertambah. Sumbernya dengan cara urunan.

"Nanti kan dikumpulin dari caleg-caleg, ya. Kan kita ada 580 DPR. Kalau Rp 1 juta saja kan sudah Rp 580 juta. Kalau 10 juta, ya bedalah," ungkapnya.

Zulkifli justru menyinggung partai Nasional Demokrat yang memiliki dana awal kampanye cukup besar. Partai NasDem melaporkan dana awal kampanye ke Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

Dalam pelaporan tersebut, Partai NasDem diwakili bendahara umumnya, Ahmad Ali. Ali mengatakan, dana awal kampanye Partai Nasdem yang tercatat di rekening sekitar Rp 500 juta. Sedangkan Rp 7 miliar dalam bentuk alat peraga berupa bendera, kaus dan lain-lain.

"Kalau NasDem kan banyak uangnya," ucapnya.

Untuk diketahui, KPU Hasyim Asyari mengingatkan bahwa seluruh peserta pemilu 2019 harus menyerahkan laporan awal dana kampanye kepada KPU sebelum tanggal 23 September 2018. Peserta pemilu yang dimaksud adalah pasangan calon presiden-wakil presiden dan partai politik yang ikut serta dalam pemilu legislatif 2019 di semua tingkatan.

"H-min 1 sebelum dimulainya kampanye 23 September, maka tanggal 22 September itu harus menyerahkan laporan awal Dana kampanye," ujar Hasyim, di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

"Ya, baik pasangan calon presiden-wakil presiden sebagai peserta pemilu pilpres, maupun partai politik sebagai peserta pemilu DPR dan DPRD, untuk parpol di semua tingkatan ya, pusat provinsi maupun kabupaten kota, dan juga calon perseorangan DPD," sambungnya.

Laporan itu nantinya berisi tentang dana yang sudah disiapkan untuk kampanye, baik yang berasal dari pasangan calon atau dari partai politik atau dari sumbangan-sumbangan perorangan. Maupun, dari sumbangan corporate atau kelompok masyarakat.

"Itu sudah dilaporkan kepada KPU H-1 sebelum dimulainya kampanye," sebutnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini