Cerita pendukung keturunan raja Gowa tak terima kalah dan mengamuk

Jumat, 11 Desember 2015 05:30 Reporter : Supriatin, Mappesona
Cerita pendukung keturunan raja Gowa tak terima kalah dan mengamuk Kantor Panwaslu Gowa dikepung. ©2015 merdeka.com/mappesona

Merdeka.com - Pilkada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan berlangsung panas. Massa pendukung keturunan Raja Gowa Andi Maddusila Karaeng Idjo, menggeruduk kantor Panwaslu setempat. Mereka tidak terima dengan kekalahan calon kepala daerah nomor urut 1 itu versi hitung cepat lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI). Dalam hitung cepat tak resmi tersebut, Andi Maddusila Karaeng Idjo kalah dari duet Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo-Abdul Rauf Karaeng Kio.

Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo-Abdul Rauf Karaeng Kio unggul dengan jumlah suara 41,92 persen. Sementara Andi Maddusila Karaeng-Wahyu Permana hanya meraup 26,71 persen. Perolehan ini beda tipis dengan suara pasangan calon urut 3, Tenri Olle Yasin Limpo-Chairil Muin, 26,09 persen.

Pilkada tahun ini, merupakan kali ketiga Andi Maddusila Karaeng Idjo maju bertarung melawan dinasti Yasin Limpo namun selalu gagal.

Hasil quick count ini tentu berbuntut gaduh terhadap massa Andi Maddusila Karaeng Idjo. Ratusan pendukung keturunan raja Gowa ini mendatangi sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di kantor Camat Palangga, Rabu, (9/12) dengan alasan kesalahan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) soal pemindahan kotak suara ke sekolah SMK 1 Grafika. Sedianya kotak suara tersebut disimpan di sekretariat PPK untuk selanjutnya dilakukan penghitungan.

Mereka datang mempertanyakan posisi kotak suara yang menurutnya sudah harus ada di kantor PPK, tetapi justru kotak-kotak suara itu diamankan di sebuah gedung sekolah. Kemarahan massa di kantor PPK Palangga yang berdampingan dengan markas Koramil itu kian memuncak setelah melihat sebuah mobil yang diduga milik tim pemenangan pasangan calon perseorangan nomor urut 5, Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo-Abdul Rauf Karaeng Kio melintas di sekitar lok [cob] SELANJUTNYA

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada Serentak
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini