Cerita Awal Mahfud MD Terusik Cuitan Andi Arief

Jumat, 11 Januari 2019 06:00 Reporter : Syifa Hanifah
Cerita Awal Mahfud MD Terusik Cuitan Andi Arief Mahfud MD Terusik Cuitan Andi Arief. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Cuitan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief di media sosial Twitter kembali menuai polemik . Kali ini cuitan Andi Arief mengkritik mantan Ketua MK Mahfud MD.

Saling balas komentar terjadi antara Andi Arief dan Mahfud MD. Bagaimana cerita awal tweet war antara Mahfud MD dengan Andi Arief? Berikut cerita lengkapnya:

1 dari 4 halaman

Pandangan Mahfud MD Dinilai Berbahaya

md dinilai berbahayaandi arief. merdeka.com

Berawal dari cuitan Andi Arief di akun Twitter-nya, @AndiArief__ menilai pandangan Mahfud MD tentang sengketa pemilu yang disampaikan dalam acara ILC TvOne sangat berbahaya.

"Peryataan paling berbahaya dari Prof @mohmahfudmd di ILC adalah: KPU atau aiapapun yg dianggap curang kalau tidak melebihi perbedaan suara antar paslon aman-aman saja," tulis Andi.

"Dengan logika berbahaya dari Prof @mohmahfudmd, kalau ada kecurangan 4 juta suara tidak apa-apa, selama perbedaan suara antar capres adalah 9 jt. BAHAYA," tulis Andi Arief.

2 dari 4 halaman

Mahfud: Kok Bilang Berbahaya ke Gue?

bilang berbahaya ke gueMahfud MD. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Tak berselang lama, cuitan Andi itu mengundang reaksi Mahfud MD. Mahfud menjelaskan melalui akun Twitternya @mohmahfudmd, dasar hukum opininya tersebut. Menurut Mahfud, perhitungan hasil pemilu boleh dibatalkan oleh MK jika selisih suara yang diperkarakan bisa mengubah urutan perolehan suara kemenangan.

"Kalau dlm Sengketa Pemilu Anda bs membuktikan kecurangan 1 jt padahal kalahnya 3 jt maka hsl pemilu tak bs dibatalkan. Ini ketentuan UU No.8 Thn 2011. UU ini dibuat pd saat Partai Demokrat berkuasa. Kalau mnrt Anda salah gugatlah Partai Demokrat (PD). Kok bilang berbahaya ke gue?," tulis Mahfud.

3 dari 4 halaman

Mahfud: UU Ditandatangani Oleh SBY

ditandatangani oleh sbyMahfud MD datangi KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Mahfud kembali menjelaskan yang menandatangani UU No 8 Tahun 2011 adalah Presiden SBY yang juga ketua umum Partai Demokrat tempat Andi Arief bernaung. Jadi jika ingin memprotes, kata Mahfud bisa langsung protes dengan orang menandatangani UU tersebut.

"Yg menandatangani UU No. 8 Tahun 2011 adl Presiden SBY, disitu disebut bhw perhitungan hsl pemilu blh dibatalkan oleh MK jika selisih suara yg diperkarakan bs mengubah urutan perokehan suara (kemenangan). Kalau Anda bilang itu berbahaya, proteslah yg membuat dan menandatangani UU," tulis Mahfud.

"Itu berbahaya, ya? Kalau bgt bs dibilang yg membuat bahaya ya, Pak Anu.... Sampaikan kpd beliau dong," sambungnya.

4 dari 4 halaman

Andi Arief: Penjelasan Mahfud MD Tetap Berbahaya

penjelasan mahfud md tetap berbahayaandi arief. merdeka.com

Andi tak terima dengan penjelasan yang diberikan Mahfud MD. Menurut Andi, apa yang disampaikan mantan Ketua MK tetap berbahaya yang membiarkan kecurangan dalam pemilu.

"Bagi saya penjelasan Prof @mohmahfudmd tetap berbahaya. SAMA juga dengan ajakan untuk pembiaran kecurangan dengan margin tertentu. Harusnya melarang kecurangan sebesar apapun," balas Andi Arief

"MK memang akan memutuskan pemilu sah apabila kecurangan di bawah margin. Tetapi Seorang mantan ketua MK bilang kecurangan hal biasa, itu akan menjadi semacam stimulus @mohmahfudmd," tulis Andi Arief.

[has]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini