Cerita Amien Rais dan Keputusan Banci saat Pembentukan PAN

Sabtu, 28 November 2020 16:28 Reporter : Ahda Bayhaqi
Cerita Amien Rais dan Keputusan Banci saat Pembentukan PAN Amien Rais Rilis Logo Partai Ummat. ©Istimewa

Merdeka.com - Politikus senior Amien Rais menyinggung sebuah 'keputusan banci' saat mendirikan Partai Amanat Nasional. Keputusan itu tidak menegaskan PAN sebagai partai Islam. Amien bercerita, saat mendirikan PAN muncul dua opini berbeda.

"Jadi saya dulu, pak Fatwa dan tokoh-tokoh yang melahirkan PAN itu memang ada dua cara, ada dua opini," ujar Amien dalam acara bertajuk 'Kuliah Politik untuk Ummat' yang disiarkan dari YouTube, Sabtu (28/11).

Opini pertama, PAN akan diumumkan dengan mengambil azas Islam. Tidak pakai tambahan atau diubah-ubah.

"Pertama kita umumkan azas kita Islam. Tidak usah pakai tambahan atau diubah-ubah dengan mengatakan, kalau kita Islam tok," kata mantan Ketua Umum PAN ini.

Sementara, ada opini yang meminta PAN didirikan bukan sebagai partai Islam. Sebab, masyarakat yang percaya plurarisme akan menganggap partai Islam berkembang menjadi ekstrim kanan. Keputusan inilah yang dianggap Amien sebagai keputusan banci.

"Sementara rakyat Indonesia itu masih percaya plurarisme. Kemudian takut kalau agama dijadikan rujukan menjadi ekstrim dan lain-lain, maka keputusan itu keputusan yang banci," kata Amien.

"Sehingga PAN berasaskan keagamaan rahmatan lil alamin jadi Islam disembunyikan," imbuhnya.

Amien pun menyebut PAN membuka diri. Namun, dia menuding dari kelompok non muslim yang masuk PAN hanya memanfaatkan partai, sampai ada yang membocorkan rahasia partai.

"Tapi ternyata kita sudah membuka diri kemudian berlaku, kemudian gak bisa diubah teman-teman non muslim dalam PAN hanya mengambil manfaat atau bahkan malah membocorkan rahasia partai," ucapnya.

Amien saat ini sudah keluar dari PAN. Ia dengan beberapa tokoh PAN mendirikan partai baru bernama Partai Ummat. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini