Budi Waseso dicopot, Demokrat minta Polri bebas kepentingan

Jumat, 4 September 2015 11:32 Reporter : Marselinus Gual
Budi Waseso dicopot, Demokrat minta Polri bebas kepentingan Budi Waseso. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Komjen Budi Waseso akhirnya benar dicopot dari jabatan Kabareskrim Mabes Polri. Budi Waseso dimutasi menjadi Kepala BNN bertukar posisi dengan Komjen Anang Iskandar.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto menilai, mutasi dan perombakan jabatan di setiap institusi adalah hal yang lumrah. Kata dia, hal tersebut memang harus dilakukan dalam konteks penguatan kelembagaan dan peningkatan serta pembinaan anggota dalam rangka memberikan pelayanan yang prima untuk masyarakat.

"Kita harus hargai dan hormati apa yang sudah diputuskan karena sudah barang tentu didasarkan kepada pertimbangan yang utuh dan komprehensif," ujar Didik saat dihubungi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9).

Terkait itu, Didik mengajak masyarakat untuk mengawasi dan mengawal bersama, memastikan agar kinerja kepolisian bisa sepenuhnya melakukan tugas penegakan hak dan menghadirkan rasa aman masyarakat.

Selain itu, lanjut dia, yang menjadi konsen bersama adalah penyegaran positioning di Bareskrim dan BNN tentunya selaras dengan peningkatan basis soliditas dan profesionalisme di tubuh Polri dan juga yang tidak kalah penting bagaimana kriminalitas dan narkoba bisa ditekan seminimal mungkin keberadaannya di tengah-tengah masyarakat.

"Yang tidak kalah penting juga adalah bagaimana institusi Polri menghadirkan penegakan hukum yang independen, bebas kepentingan, tidak tebang pilih, transparan, akuntabel dan imparsial, sehingga tidak menghadirkan kecemasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Didik.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR itu menilai, sebagai anggota Polri, penugasan di mana pun adalah bagian dari tanggung jawab yang wajib diterima dan harus dilaksanakan semaksimal mungkin.

Penugasan di BNN juga tidak mudah karena kita memahami semua bahwa Indonesia darurat narkoba. Didik yakin, Budi Waseso akan mampu membawa BNN menjadi yang terdepan dalam pemberantasan narkoba.

"Dengan rekam jejak dan keberhasilan beliau di Bareskrim, kami berharap Pak Budi Waseso bisa menghasilkan karya-karya besar yang brilian untuk bangsa," ucapnya.

Dia juga berharap Anang Iskandar dapat lebih baik menangani kasus-kasus yang ada di Bareskrim. "Saya berharap juga Pak Anang dapat terus meningkatkan kinerja dan profesionalitas Polri dalam melakukan penegakan hukum," tandasnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini