BPN Khawatir Pertemuan Jokowi-Prabowo Buat Oposisi Lemah

Kamis, 27 Juni 2019 13:53 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
BPN Khawatir Pertemuan Jokowi-Prabowo Buat Oposisi Lemah Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Pertemuan antara capres petahana Joko Widodo dan capres penantang Prabowo pasca Pemilu Serentak 2019 terus didorong oleh pihak petahana. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso menyebut pada saatnya keduanya akan bertemu.

Namun, Sekjen Partai Berkarya itu khawatir pertemuan tersebut sebagai godaan politik kepada Prabowo. Dimana tujuannya agar koalisi oposisi lemah.

"Ada pada saatnya akan ketemu. Tapi apa kemudian berujung pada koalisi yang gemuk dan bergelamir yang membuat demokrasi berjalan sempoyongan dan enggak kuat? saya enggak tahu. Saya tidak anjurkan itu," katanya di Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6).

Sementara, Koordinator Juru Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, Prabowo selalu terbuka untuk bertemu Jokowi maupun pihak lain sepanjang kompetisi Pemilu. Namun, dia tak merinci kapan keduanya akan bertemu.

"Ketika kesulitan secara politik, Pak Jokowi kan datang ke Pak Prabowo dan membantu secara politik, jadi kapan pun pasti datang ke Pak Prabowo," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak menutup kemungkinan pertemuan Presiden Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terjadi setelah lebaran. Pertemuan tersebut hingga saat ini kata JK sedang diatur.

"Pasti mungkin. Nanti lagi diusahakan. Karena kemarin kan beliau ke luar negeri," kata JK di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (4/6).

Dia menjelaskan, pertemuan tersebut sedang diatur. Dan Prabowo mengatakan, akan menjalani proses konstitusional di Mahkamah Konstitusi.

"Prabowo tentu ingin menjalankan proses konstitusional," kata JK. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini