Bima Arya Membelot Dukung Jokowi, PAN Tegaskan Solid ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 13 April 2019 12:33 Reporter : Wisnoe Moerti
Bima Arya Membelot Dukung Jokowi, PAN Tegaskan Solid ke Prabowo-Sandi Helaran HUT ke-536 Kota Bogor. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengaku sudah mendengar pernyataan Waketum PAN Bima Arya Sugianto yang menyampaikan dukungan kepada capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin. Eddy Soeparno memastikan sikap Bima Arya tidak akan berpengaruh terhadap soliditas internal PAN mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

"Kami sudah mendapat info. Kami segera minta klarifikasi dan masalah ini akan kami bahas dalam internal pimpinan di mana Pak Bima Arya juga bagian dari itu," ujar Eddy melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Sabtu (13/4).

Caleg PAN dari Dapil III Jabar (Kota Bogor dan Cianjur) ini mengatakan sikap PAN mendukung Prabowo-Sandi merupakan keputusan organisasi yang harus ditaati oleh seluruh kader.

"Ada mekanisme partai yang kami akan berlakukan secara tegas tanpa terkecuali. Termasuk terhadap pimpinan partai.” Bima Arya adalah salah satu Wakil Ketua Umum DPP PAN.

Eddy meyakini pilihan PAN mendukung pasangan Prabowo-Sandi merupakan pilihan yang sangat tepat dan sesuai aspirasi kader, simpatisan dan para pendukung.

"Saya instruksikan seluruh struktur partai, para kader, simpatisan, dan pendukung PAN untuk merapatkan barisan. Target kita menang Pemilu dan menang Pilpres. Kemenangan Insha Allah sudah di depan mata."

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya, resmi menyatakan dukungannya pada pasangan capres-cawapres Jokowi- Ma'ruf Amin. Keputusan itu dia sampaikan saat menghadiri acara 'SpeekUp SatukanSuara' di Puri Begawan Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4) malam.

"Tidak mungkin orang seperti saya mengkhianati reformasi dengan mendukung kekuatan orang atau partai yang ada dalam struktur menuju reformasi," ucap Bima Arya saat menjadi pembicara. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (13/4).

Acara yang diselenggarakan olehnya itu memaparkan cuplikan-cuplikan masa perjuangan reformasi. Salah satunya mengenai perjuangan aktivis 98 yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Budiman Sujatmiko.

"Dosen seperti saya konsultan seperti Kang Emil bisa jadi kepala daerah karena reformasi," kata Wali Kota Bogor demisioner itu.

Bima mengenakan baju berwarna merah bertuliskan 01 di tengah-tengah para pendukung Jokowi-Ma'ruf. Ia mengatakan akan memilih pemimpin yang lahir dari rahim reformasi.

"Hidup itu pilihan, saya Bima Arya memutuskan untuk memilih Jokowi. Memilih harus dengan hati. Hati saya untuk jokowi," tuturnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini