Bertemu Dubes Korsel, Fadli Zon bahas rencana pertemuan Kim Jong Un dan Trump

Senin, 4 Juni 2018 14:46 Reporter : Hari Ariyanti
Fadli Zon bertemu Dubes Korsel. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon bertemu Duta Besar (Dubes) Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia, Kim Chang-beom. Dalam pertemuan itu dibahas berbagai potensi kerjasama kedua negara termasuk juga membahas rencana pertemuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Singapura pekan depan.

"Ada pembicaraan juga terkait politik tentang hubungan Korsel dengan Korut, perkembangan dari pembicaraan denuklirisasi di Korut, rencana pertemuan dengan pihak Amerika, dengan Donald Trump tanggal 12 Juni di Singapura," jelasnya usai bertemu Kim Chang-beom di ruang kerjanya, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/6).

Setelah Kim Jong Un bertemu Presiden Korsel, Moon Jae-in pada akhir April lalu dan menyepakati mengakhiri perang kedua negara, Kim Jong Un akan bertemu seterunya Donald Trump di Singapura. Presiden Joko Widodo pernah menawarkan pertemuan dilakukan di Indonesia tapi akhirnya Trump memilih Singapura.

Fadli mengatakan dalam pertemuan dengan Dubes Korsel juga dibahas rencana Korsel dan Korut mengirimkan tim bersama dalam salah satu cabang olahraga pada Asian Games mendatang di Jakarta.

"Saya kira kalau itu terjadi sebuah momentum yang bagus bagi Asian Games kita baru pertama kali ada satu grup di bidang olahraga tertentu, yang mereka Korut dan korsel akan jadi satu tim. Ini baru mereka jajaki," jelasnya.

Kim Chang-beom adalah Dubes yang baru bertugas beberapa bulan di Indonesia. Sebelumnya pada 2003 sampai 2005, Kim Chang-beom pernah bertugas di Indonesia sebagai Atase Politik.

Saat ini hubungan Indonesia-Korsel dinilai semakin baik dan terus berkembang di berbagai bidang. Kunjungan kedua delegasi baik dari pemerintah maupun parlemen juga terus meningkat, begitu juga dengan kerjasama di berbagai bidang seperti militer dimana ada kerjasama kapal selam dan jet fighter atau jet tempur.

"Beliau sebagai Dubes yang baru ingin terus menjalin hubungan yang baik dengan DPR, dengan parlemen kita, dengan pemerintah dan juga terutama meningkatkan hubungan people to people context yang sekarang ini antara lain cukup besar karena pariwisata, turisme," jelasnya.

Saat ini sekitar 350 ribu turis dari Korsel yang berkunjung ke Indonesia. Sedangkan jumlah turis Indonesia ke Korsel mencapai 250 ribu.

"Dan saya kira Korea juga banyak mengirim karya-karya seni budaya, drama korea, dan lain-lain. Di televisi-televisi kita banyak masyarakat kita yang familiar (dengan budaya Korea)," pungkasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini