Berebut pimpin Golkar antara Ical vs Agung, Akbar Tandjung dan JK

Minggu, 15 Maret 2015 08:04 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Berebut pimpin Golkar antara Ical vs Agung, Akbar Tandjung dan JK Ical dan Agung Laksono buka Mupimnas Kosgoro. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Kisruh internal Partai Golkar tak kunjung usai sejak kalah di Pilpres 2014. Perseteruan antara Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono justru bertambah pelik setelah keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly sahkan kubu Munas Ancol pimpinan Agung.

Pertarungan berawal ketika Ical dipilih menjadi ketua umum secara aklamasi di Munas Bali akhir tahun lalu. Tidak terima, Agung Laksono pun menggelar munas tandingan yang dihelat di Ancol, tak lama pasca Ical terpilih jadi ketua umum.

Perang urat syaraf keduanya berlanjut sampai ke ranah hukum. Agung dan Ical sama-sama mengajukan gugatan ke pengadilan negeri. Namun gugatan keduanya ditolak karena hakim ingin perseteruan ini diselesaikan lebih dulu melalui mahkamah partai.

Mahkamah Partai bersidang. Hasilnya bukan menjadi jalan keluar, tapi malah menambah perkara baru. Dua hakim Muladi dan Natabaya menyatakan tak ada yang menang, namun dua hakim lain Andi Mattalatta dan Djasri Marin memenangkan kubu Agung. Putusan dua hakim itu yang jadikan Menkum HAM mengesahkan kubu Agung.

Kubu Ical geram, mencabut gugatan sebelumnya dan mengajukan gugatan baru atas putusan mahkamah partai itu. Tidak cuma soal putusan, kubu Ical juga melaporkan dugaan pelanggaran pidana berupa pemalsuan dokumen yang dilakukan kubu Agung saat menggelar munas tandingan di Ancol. Kasusnya saat ini sedang berproses di Bareskrim Polri.

Akbar Tandjung gerah [rnd] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini