Belum Satu Suara, Ini Sikap Parpol-parpol soal RUU TPKS

Kamis, 25 November 2021 13:22 Reporter : Ahda Bayhaqi
Belum Satu Suara, Ini Sikap Parpol-parpol soal RUU TPKS Anggota DPR Willy Aditya. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Rapat pleno RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) yang sedianya digelar Kamis (25/11) ditunda. Sebabnya, fraksi-fraksi di DPR masih belum satu suara terhadap RUU TPKS.

Secara khusus dua fraksi yaitu Golkar dan PPP mengirimkan surat untuk meminta penundaan rapat pleno. Dua fraksi itu masih meminta waktu untuk pendalaman.

"Ya kalau yang bersurat secara resmi ya Golkar dan PPP, bersurat secara resmi untuk meminta pendalaman penundaan," kata Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU TPKS Willy Aditya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11).

Willy mengungkap, fraksi yang bulat mendukung RUU TPKS ada empat partai politik. Tiga di antaranya yaitu PDIP, NasDem dan PKB yang merupakan pengusul. Satu fraksi lagi, Willy tak mau menyebutnya.

"Sejauh ini empat fraksi lah ya. Semoga ini bertambah dalam waktu dekat," ujar Willy.

Menurut informasi yang dihimpun satu fraksi yang mendukung RUU TPKS adalah Partai Gerindra.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, PKS salah satu partai yang kerap mengkritik draf RUU TPKS selama rapat. Salah satu bagian yang masih dipermasalahkan dalam pembahasan draf adalah bagian mengenai medical consent.

Sementara itu, PAN dan Partai Demokrat belum terlihat sikap resmi terhadap RUU TPKS.

Panja masih optimis RUU TPKS diselesaikan pada masa sidang saat ini di tingkat I agar menjadi RUU inisiatif DPR.

Willy mengatakan, masih mengupayakan lobi-lobi politik agar mendapatkan suara mayoritas di DPR untuk mengesahkan RUU TPKS.

"Jadi sebagai ketua Panja, saya katakan sekarang komunikasi politik sedang berjalan untuk bagaimana kita bisa, walaupun tidak full tapi teman-teman tahu lah akhirnya jalan musyawarah buntu, kita tentu suka enggak suka itu pilihan, ya harus cari suara mayoritas untuk mendukung Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual ini," ujar Willy. [rnd]

Baca juga:
Panja DPR: Pengambilan Keputusan atas RUU TPKS Terkendala Dukungan Fraksi
Said Aqil Minta Nadiem Sempurnakan Konsep Permendikbud Kekerasan Seksual Kampus
Masih Ada Perbedaan Pandangan, Panja Tak Ingin Paksakan Pleno Pengesahan RUU TPKS
Ketua Panja: Materi RUU TPKS Berisi Jalan Tengah dari Pro Kontra RUU PKS
Ketua Panja Sebut Kasus Kekerasan Seksual di UNRI Bukti RUU TPKS Dibutuhkan
Panja Khawatir RUU TPKS Akan Gugur Jika Tak Lolos di Baleg

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini