Belum Ada Komunikasi dengan Jokowi, Said Aqil Sebut Menag Jatah Kader NU

Senin, 22 Juli 2019 14:26 Reporter : Aksara Bebey
Belum Ada Komunikasi dengan Jokowi, Said Aqil Sebut Menag Jatah Kader NU Pertemuan silaturahmi PBNU dan Maruf Amin. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) siap menawarkan kadernya untuk bekerja di kabinet Jokowi-Maruf Amin. Posisi menteri agama disebut sudah otomatis menjadi milik NU.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Besar (PB) NU, Said Aqil Siradj saat ditemui usai mengisi acara di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (22/7).

Seperti diketahui, setelah dinyatakan menang dalam Pilpres sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024, para pendukung mereka menunggu bagian kursi menteri.

Ada 34 jabatan menteri bakal diperebutkan untuk jabatan Jokowi periode kedua. Termasuk bagi sembilan partai koalisi. Ini belum termasuk berbagai organisasi masyarakat dan kelompok pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Soal kabinet itu hak prerogatif presiden. Tapi kalau NU diminta (menyiapkan kader untuk jadi menteri), kami siap," kata Said Aqil.

Ia menyatakan, hingga saat ini belum ada pembicaraan antara NU dan presiden mengenai jatah menteri. Maka dari itu, ia memilih untuk tidak terlalu memikirkan lebih jauh, termasuk menyiapkan nama.

Disinggung mengenai kesiapan dirinya menjadi menteri, Said Aqil merasa ada banyak sosok yang pantas menjadi perwakilan dari NU sesuai dengan kriteria Jokowi. Hanya saja, ia enggan menyebutkan nama yang dimaksud.

"Kami belum menyiapkan kader, karena memang belum diminta. Kalau saya (jadi menteri), saya ga ada potongan jadi menteri," ucapnya sambil tertawa.

Ditanya soal posisi dalam kabinet yang cocok untuk diisi kader NU, Said dengan sigap menyebut menteri agama. Apalagi, posisi tersebut sudah seperti otomatis milik NU.

"(Posisi) Menag seharusnya otomatis begitu, jatah (NU). Kadernya akan disiapkan. Apapun berapapun kita enggak ngoyo," pungkasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini