Bela Prabowo soal penculikan, Bondan Winarno di-bully di Twitter

Senin, 31 Maret 2014 09:42 Reporter : Hery H Winarno
Bela Prabowo soal penculikan, Bondan Winarno di-bully di Twitter Akun Twitter Bondan Winarno. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Jelang Pemilu, tudingan miring kepada Ketua Dewan Pembina Gerindra soal penculikan para aktivis dan mahasiswa kembali mencuat. Prabowo dituding menjadi dalang penculikan aktivis di era tahun 1998 lalu.

Penikmat kuliner yang juga caleg Partai Gerindra, Bondan Haryo Winarno pun membantah kabar tersebut. Menurutnya, Tim Mawar yang dikomandoi oleh Prabowo tidak pernah menculik apalagi membunuh para aktivis.

"Tuduhan kedua: @Prabowo08 menculik & membunuh aktivis demokrasi. Sebenarnya: Tim Mawar bergerak cegah terorisme," tulis Bondan dalam akun Twitter-nya, @PakBondan yang dikutip merdeka.com, Senin (31/3).

Calon legislatif DPR RI No 2 dari Gerindra Dapil DKI 2 menyebut, sebelum Tim Mawar dapat perintah mengamankan terduga teroris, terjadi peledakan bom di Jakarta Januari 1998. Menurutnya, peledakan bom ini salah satunya di Tanah Tinggi yang ditujukan untuk mengganggu Sidang Umum MPR bulan Maret 1998.

"Pada saat itu, perintah 'mengamankan' bisa diartikan 'menghabisi'. Tim Mawar tidak menghabisi mereka yang diamankan. Malahan, mereka yang diamankan dan dilepas oleh Tim Mawar, sebagian sekarang bergabung di @Gerindra," tulis Bondan lagi.

"Apakah mereka mau bergabung dengan @Gerindra jika @Prabowo08 benar kejam seperti dituduhkan?" tulisnya lagi.

Menurut pencinta kuliner yang terkenal dengan slogan 'maknyus' ini, 29. Prabowo adalah prajurit sejati. Baginya sumpah prajurit adalah harga mati. Nama baik TNI harus dijaga.

"Nah, bagaimana dengan mereka yang masih hilang? Silakan manteman cek hasil investigasi TEMPO edisi Widji Thukul. Hasil investigasi TEMPO menyimpulkan, ada tim lain yang bergerak! Bukan hanya Tim Mawar @Prabowo08," tulisnya lagi.

"Apakah @Prabowo08 tahu siapa mengamankan mereka? Kalaupun ia tahu, Prabowo terikat sumpah prajurit," kicau Bondan.

Namun banyak pihak yang tidak sepaham dengan kicauan Bondan tersebut. Tidak sedikit kemudian yang mem-bully Bondan di Twitter.

"Nggak nyangka Bondan Winarno kultwit isinya belain jendral tukang jagal. Politikus partai anu rupanya #wanipiro *unfollow*" tulis pemilik akun @goudotmobi

"Kultwitnya pak Bondan Winarno ini bukannya malah kayak jadi blunder gak sih?" tulis akun @riyanwahyudi.

Bondan pun sempat geram karena banyak orang asal berkicau di laman Twitternya. "Tolong jangan nyampah di TL saya. Kalau punya bukti, ajukan tuntutan saja. Ini kan negara hukum?" tantang Bondan.

Namun demikian tidak sedikit juga yang menyukai kicauan Bondan. Bahkan pengikut Bondan pun semakin bertambah.

"Selamat bergabung 800 followers baru dlm 24 jam terakhir. Anda semua membuat saya makin tegar menapaki hidup. Salam hangat dr sudut KopiOey," tulisnya. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini