Bela Ma'ruf, Ruhut Sebut Ucapan Budeg & Buta untuk yang Nyinyir Dikerjakan Jokowi

Jumat, 16 November 2018 13:31 Reporter : Arie Sunaryo
Bela Ma'ruf, Ruhut Sebut Ucapan Budeg & Buta untuk yang Nyinyir Dikerjakan Jokowi Ruhut Sitompul di Pasar Kadipolo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dilaporkan ke Bawaslu terkait pernyataan 'budek-buta'. Pernyataan yang ditujukan bagi mereka yang tidak bisa melihat prestasi pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla tersebut diduga melanggar UU Pemilu.

Pelapor Bonny Syahrizal yang mengaku sebagai bagian dari Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), menyebut pernyataan Ma'ruf Amin itu melanggar UU Pemilu Pasal 280 juncto 521 ayat 1, butir c, d, dan e, juncto Pasal 521 dan terancam hukuman 24 bulan.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul mengatakan, apa yang disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu bukan bermaksud mendiskreditkan siapa pun.

Ruhut menilai ucapan itu hanya sebatas ungkapan untuk menyebut pihak-pihak yang suka menghasut dan mengkritisi pemerintah atau presiden Jokowi. Untuk itu, dia meminta agar pelapor dan lawan politik tidak sensi.

"Jangan Sensi dong, maksud saya sensi itu sensitif. Tolong lihat apa yang disampaikan oleh Ma'ruf Amin, beliau seorang profesor, doktor bidang ekonomi syariah. Tidak ada maksud beliau mengatakan buta dan budek untuk mendiskreditkan siapa pun," ujar Ruhut di Solo, Jumat (16/11).

Menurut Ruhut, apa yang disampaikan Ma'ruf Amin sebatas untuk ungkapan kepada pihak-pihak tertentu yang selama ini mengkritisi Presiden Jokowi. Apalagi, selama ini banyak pihak yang nyinyir, menghasut dan bahkan mempertanyakan kinerja Presiden Jokowi dalam empat tahun terakhir.

"Ungkapan itu untuk mereka yang suka menghasut, nyinyir, ngebacot. Mereka tidak melihat apa yang dikerjakan Jokowi selama ini. Infrastruktur diperbaiki, prestasi beliau sangat baik," tandasnya.

Ruhut menilai, ada masyarakat yang kurang paham dengan pernyataan Ma'ruf Amin. Untuk itu, dia meminta semua pihak agar memahami pernyataan yang disampaikan Ma'ruf Amin. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini