Bela kolega, Fahri Hamzah anggap Setya dan Fadli difitnah

Selasa, 8 September 2015 11:08 Reporter : Rizky Andwika
Bela kolega, Fahri Hamzah anggap Setya dan Fadli difitnah Fahri Hamzah. twitter/@kawanFH

Merdeka.com - Kemunculan dua pimpinan DPR, Setya Novanto dan Fadli Zon dalam kampanye bakal capres AS Donald Trump banjir kritik. Pasalnya, kehadiran keduanya dinilai khalayak secara tidak langsung untuk memberikan dukungan terhadap bos dunia perjudian di negara Paman Sam tersebut.

Atas tudingan itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah geram dan menyebut jika kedua bosnya telah difitnah. Dengan emosi, Fahri mengungkapkan jika saat ini Amerika Serikat belum memasuki masa kampanye calon presiden.

"Itu bukan kampanye. Anda harus tahu ini bukan kampanye. Jadi jangan difitnahlah kasihan," ujar Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Wasekjen PKS ini juga menyebut jika pertemuan antara Setya Novanto dan Fadli Zon dengan Donald Trump merupakan hal yang biasa dilakukan pejabat jika tengah melakukan lawatan ke luar negeri, yakni menemui pengusaha besar setempat.

"Itu biasa kalau ada pejabat yang bertemu dengan pengusaha. Malah munafik itu kalau ada pejabat keluar negeri tapi enggak ketemu pengusaha. Karena kita pengen tahu dunia bisnis di luar. Yang pejabat luar negeri yang ke sini juga gitu. Itu biasa itu," tuturnya geram.

Selain itu, kapasitas Setya Novanto bertemu Donald Trump disebut Fahri hanya sebatas pertemuan antar dua pengusaha.

"Jangan lupa Pak Novanto itu pengusaha juga. Jangan terlalu berlebihan dong," ucapnya.

Malah, Fahri meminta masyarakat agar lebih menyoroti kasus kebakaran hutan yang tengah terjadi di beberapa daerah di dalam negeri. Pasalnya, ia menilai pemerintah belum cukup tanggap untuk mengatasi permasalahan itu.

"Padahal ada kebakaran hutan. Ini berlebihan ke DPR. Uangnya enggak ada disini, ada di eksekutif. DPR enggak bisa padamkan asap. Kok serang DPR. Berlebihan. Agak memuakkan. Cobalah berpikir positif," tandasnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini