Bawaslu prediksi jumlah eks Napi korupsi jadi Caleg lebih dari 12 orang

Senin, 3 September 2018 14:58 Reporter : Sania Mashabi
Bawaslu prediksi jumlah eks Napi korupsi jadi Caleg lebih dari 12 orang Bawaslu Ungkap Hasil Pengawasan Pilkada Serentak 2018. ©2018 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperbolehkan 12 eks narapidana (napi) korupsi jadi bakal calon legislatif di Pemilu 2019. Menurut Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja, jumlah eks napi korupsi yang diperbolehkan jadi bakal caleg nantinya akan terus bertambah.

"Kemungkinan bertambah, bertambah. Kita enggak mau ini, tapi kemungkinan bertambah," kata Bagja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9).

Bagja membantah, jika pihaknya dianggap tidak konsisten dalam membantu memberantas korupsi. Karena, kata dia, Bawaslu sudah melakukan upaya pencegahan korupsi dengan membuat pakta integritas dari KPU yang harus di tanda tangani oleh para partai politik.

"Itu fungsi pencegahan. Ketika fungsi pencegahan kita punya sikap seperti itu. Kan katanya kita tanya semangatnya mana? Semangatnya itu. Tapi ketika penindakan panwas ketika penindakan maka argumentasi hukumnya harus jelas," ungkapnya.

Diketahui, Bawaslu telah meloloskan 12 mantan napi korupsi yang mendaftarkan diri sebagai bakal caleg di pemilu 2019. Menurut Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja 12 bakal caleg itu diloloskan dengan alasan hak konstitusional.

"Keputusannya adalah hak konstitusional warga negara, hak dipilih dan memilih Pasal 28 J. Pasal 28 J ini jika ingin disimpangi maka penyimpangannya melalui undang-undang," kata Bagja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9).

12 Eks mantan napi korupsi itu masing-masing berasal dari Bulukumba, Palopo, DKI Jakarta, Belitung Timur, Mamuju, Tojo Una-Una, Aceh, Toraja Utara, Sulawesi Utara, Rembang, dan Pare-Pare. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini