Bawaslu nyatakan ijazah Bacagub Sulsel Ichsan Yasin Limpo tak terbukti palsu

Kamis, 1 Februari 2018 12:14 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Bawaslu nyatakan ijazah Bacagub Sulsel Ichsan Yasin Limpo tak terbukti palsu Ichsan Yasin Limpo daftar Pilgub Sulsel. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Sulawesi Selatan yang terdiri dari unsur Kepolisian, Kejaksaan dan pengawas Pemilu menyatakan, ijazah tingkat SMA milik bakal calon gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) ini tak terbukti palsu.

Sebelumnya, tim Gakkumdu Bawaslu Sulsel melakukan penelusuran terhadap ijazah salah satu calon gubernur ini setelah menerima laporan adanya dugaan palsu atas ijazah itu.

Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi menjelaskan, laporan dugaan palsu atau cacatnya ijazah ini datang dari seorang warga bernama Amiruddin yang diterima Bawaslu akhir Januari lalu.

Laporan ini ditindaklanjuti dengan lakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap pelapor, saksi pelapor, terlapor dalam hal ini Ichsan Yasin Limpo dan lembaga pemberi keterangan.

Dari fakta dan bukti-bukti yang diemukan dalam pemeriksaan-pemeriksaan itu, kata Laode Arumahi, ditemukan data yang ada pada fotocopy ijazah yang diajukan oleh pelapor sebagai bukti dan fotocopy ijazah yang terlegalisir yang digunakan oleh terlapor mendaftar di KPU Propinsi Sulsel, identik dengan data yang ada pada dokumen ijazah asli milik terlapor yang diperlihatkan pada saat diklarifikasi.

Kata Arumahi, tidak ada ijazah pembanding yang menjadi rujukan untuk menyatakan ijazah palsu atau ilegal digunakan terlapor untuk mendaftar di KPU Provinsi Sulsel.

Selain itu, terdapat keterangan dari SMA ST Dominikus Yayasan Paulus bahwa ijazah SMA No.06.0C.oh.0175649, benar dikeluarkan di Ujung Pandang 02 Mei 1981 dengan No. Induk 87178 atas nama Ichsan Yasin. Ini didukung bukti Kartu Buku 1980/ 1981, yang isinya terdapat daftar pemilik ijazah, daftar penyerahan ijazah kepada siswa, daftar nilai ijazah, foto pemilik ijazah yang kesemuanya identik dengan ijazah asli milik Ichsan Yasin Limpo.

"Berdasarkan fakta dan data tersebut, sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel menyimpulkan bahwa laporan nomor OO8/LP/PG/BAWASLU.SULSEL/27.00/1/2018 mengenai dugaan palsu atau cacatnya ijazah Ichsan Yasin Limpo, tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan karena tidak memenuhi unsur Tindak Pidana Pemilihan, sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 20l6 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota," kata Laode Arumahi kepada merdeka.com, Kamis (1/2).

Ditambahkan dia, terkait dengan dugaan penggunaan ijazah Ichsan Yasin Limpo tahun 2010 yang lalu yang juga dilaporkan dugaan palsu saat masih Bupati Gowa, secara yuridis telah mendapatkan ketetapan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan oleh Polda Sulsel, 3 Desember 2012 lalu.

"SP3 ini telah dikuatkan oleh Putusan Pra Peradilan Nomor.01/Pid.PRA/2013/PN.Mks tertanggal 23 Januari 2013," ujar Laode Arumahi.

/******/ [rzk]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini