Bawaslu Minta Warganet Laporkan Video Dugaan Kecurangan Pemilu Sebelum Diviralkan

Rabu, 24 April 2019 16:30 Reporter : Hari Ariyanti
Bawaslu Minta Warganet Laporkan Video Dugaan Kecurangan Pemilu Sebelum Diviralkan bawaslu. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Bawaslu RI meminta warganet langsung melapor jika menemukan ada video-video yang berisi dugaan kecurangan yang dilakukan petugas selama proses Pemilu. Komisioner Bawaslu RI, Rahmad Bagja mengatakan, sebelum dibagi dan diviralkan di media sosial, sebaiknya video-video tersebut dilaporkan terlebih dulu kepada Bawaslu.

"Sebelum anda viralkan, lapor ke kita dulu atau pas anda laporkan (sekaligus) anda viralkan, monggo," jelasnya di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Namun, kata Bagja, yang terpenting dalam video dugaan pelanggaran itu jelas lokasinya dan TPS mana yang bermasalah. "Yang penting jelas TPS bermasalah di mana, PPK di mana, kecamatan mana, penghitungan di mana, itu yang penting," jelasnya.

Dia mengatakan sejumlah video ditindaklanjuti Bawaslu. Namun, ada juga beberapa video bermasalah yang kontennya bukan berisi dugaan kecurangan.

"Ini bukan kecurangan. Ini malah tim paslon ini menghalangi PPK masuk ngambil surat suara untuk dihitung, direkapitulasi," ujarnya.

Bagja mengatakan, semua laporan yang masuk ke Bawaslu ditindaklanjuti langsung. Saat ini, timnya juga tengah berada di Sumatera Utara untuk menangani dugaan kecurangan. Termasuk belum lama ini, Bawaslu juga turun ke Nias Selatan.

"Di daerah Nias itu pengawasnya kita selidiki, 'lah kenapa Anda enggak bergerak? Kok ada orang bisa nyoblos berkali-kali, pengawasnya tidur apa ke mana?'," ujarnya.

"Itu jadi koreksi bagi kami. Kami tidak akan melindungi pengawas kami yang bermasalah. Dari pada masa depan demokrasi kita hancur, kita tindak yang bermasalah-bermasalah itu," tutupnya. [ray]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini