Banyak dipuji, akankah pidato Jokowi di KAA terealisasi?

Jumat, 24 April 2015 08:41 Reporter : Mardani
Banyak dipuji, akankah pidato Jokowi di KAA terealisasi? Jokowi buka Konferensi Asia Afrika. ©Setpres RI/Agus Suparto

Merdeka.com - Lugas, tegas, berani. Demikian inti dari pidato Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60, Rabu (22/4) lalu.

Dalam pidatonya, Jokowi menyoroti sejumlah isu internasional seperti ketidakadilan global yang harus jadi perhatian bersama seluruh bangsa. Terutama adanya negara-negara kaya yang mendominasi tatanan dunia, menyebabkan 1,2 miliar orang hidup dalam garis kemiskinan.

Tak cuma itu, Jokowi juga menegaskan harus terbentuknya negara Palestina yang merdeka. Sejumlah lembaga internasional pun tak luput dari kritikannya.

Lembaga tersebut seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Bank Dunia. Jokowi menyebut belum merdekanya Palestina adalah bentuk kegagalan PBB.

"Oleh karena itu, kita bangsa di Asia, Afrika, mendesak reformasi PBB. Agar berfungsi secara maksimal menjadi badan dunia yang mengutamakan keadilan bagi kita semua," kata Jokowi.

Pidato keras Jokowi tersebut lantas menuai banyak pujian dari berbagai pihak. Beberapa di antara mereka menyisipkan kritikan di balik pujian tersebut.

Mereka meminta agar pidato kritis Jokowi itu tak cuma menjadi sekadar wacana belaka. Mereka menunggu Presiden Jokowi berbuat lebih ke depannya.

Berikut pujian dan kritik atas pidato Jokowi seperti diulas merdeka.com:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini