Bantah Gerindra, PDIP tegaskan Jokowi belum umumkan cawapres bagian dari strategi

Jumat, 3 Agustus 2018 11:42 Reporter : Sania Mashabi
Bantah Gerindra, PDIP tegaskan Jokowi belum umumkan cawapres bagian dari strategi jokowi. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hendrawan Supratikno membantah ucapan anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade yang menyebut calon presiden (capres) petahana, Joko Widodo ( Jokowi) belum mengumumkan cawapresnya karena merasa tidak percaya diri. Menurutnya, belum diumumkannya cawapres Jokowi merupakan bagian dari strategi Pilpres 2019.

"Jangan menelan hal-hal yang absurd dan mengandung energi negatif. Belum mengumumkan karena itu bagian dari strategi. Justru karena sudah terbangun trust maka calon bisa mengumumkan sampai pada menit terakhir," kata Hendrawan saat dihubungi merdeka.com, Jumat (3/8).

Hendrawan justru melihat, kubu oposisi yang digawangi Prabowo Subianti yang justru sedang kebingungan memilih cawapres. Sebab, masih ada ketumpang tindihan antar partai koalisi Prabowo yakni PAN, PKS, dan Demokrat.

Dia mengatakan, Jokowi akan tetap mengumumkan cawapresnya di detik-detik terakhir pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"(pengumuman cawapres) Mendekati tutup pintu pendaftaran ," ucapnya.

Sebelumnya, Andre Rosiade mengatakan kubu Jokowi tengah panik. Sampai saat ini Jokowi belum mengumumkan siapa cawapresnya. Padahal Jokowi sering menyebut cawapresnya sudah di kantong. Hal ini terlihat bahwa Jokowi sedang menunggu siapa yang dipinang oleh Prabowo.

"Karena sampai sekarang (Jokowi) bilang sudah di kantong saya, sudah beres, kenapa nunggu akhir-akhir tanggal 9 atau tanggal 10? Mengapa harus menunggu orang yang dipilih pak Prabowo? Ini kan ada masalah kubu pak Jokowi, kalau kubu pak Jokowi enggak khawatir Sudah pernah menang ya sebelum pendaftaran sudah mengumumkan, ini enggak percaya diri, tunggu calon pak Prabowo dulu," kata Andre saat dihubungi merdeka.com, Kamis (2/8). [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini