KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Bangun koalisi, PDIP tak ingin seperti Setgab bentukan SBY

Kamis, 6 Februari 2014 10:45 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Maruarar Sirait. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - PDI Perjuangan ( PDIP ) membuka pintu bagi semua partai politik yang ingin bergabung membentuk koalisi pada 2014. Saat ini, PDIP belum menentukan sikap partai mana yang akan diajak berkoalisi.

Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait mengakui jika pihaknya tak mampu membangun bangsa sendirian. Karena itu, dia membuka peluang koalisi bagi partai mana saja untuk bisa membangun bangsa ke depan.

"Yang penting dasar koalisi apa, tujuannya apa, sebaiknya yang penting ideologi yang sama, pemahaman karakter yang sama dan tujuannya untuk benar-benar bisa bekerja sama," jelas Maruarar saat dihubungi, Kamis (6/2).

Maruarar ingin koalisi yang dibangun tidak seperti Sekretariat Gabungan (Setgab) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ). Dia menilai, setgab saat ini tidak efektif.

"Belajar dari Setgab sangat tidak. efektif, sering berbeda, hal mendasar itu menjadi penting, agenda sama harus jadi pertimbangan utama, yang penting bisa untuk rakyat. Buat apa koalisi, kalau enggak efektif seperti sekarang ini," tegas dia.

Anggota Komisi XI DPR ini menambahkan, PDIP baru akan membentuk koalisi setelah pemilu legislatif. Dia bersyukur jika banyak partai ingin bergabung dengan PDIP .

"Kalau hanya bagi-bagi kekuasaan, enggak akan kuat, visi, misi, value, ideologi, pemahaman karakter yang bisa bekerjasama dan lain-lain," katanya.

Sejauh ini, ada dua partai yang menyatakan keinginannya untuk membentuk koalisi dengan PDIP , yaitu Partai Demokrat dan Partai Golkar . Keduanya merasa punya satu visi dan ideologi sama dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri. [has]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.