Bamsoet ingatkan upaya adu domba di Pilpres 2019

Selasa, 24 April 2018 12:31 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Bamsoet ingatkan upaya adu domba di Pilpres 2019 Bambang Soesatyo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai anggapan soal tawaran agar Prabowo Subianto sebagai Cawapres bentuk kepanikan Joko Widodo merupakan sebuah adu domba.

Sebelumnya, Waketum Partai Gerindra Ferry Juliantono menyebut keinginan Jokowi agar Prabowo menjadi Cawapresnya karena melihat elektabilitasnya yang terus merosot.

"Adu domba saja," kata Bamsoet sapaan Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/4).

Dia menyarankan awak media untuk menanyakan langsung soal tawaran Jokowi agar Prabowo menjadi Cawapresnya kepada mereka berdua. Hal ini agar tidak ada pernyataan-pernyataan bias.

"Jadi sebetulnya itu kan yang harus kalian tanya statemen langsung dari Prabowo bukan orang-orang sekitar Prabowo. Karena yang menjalankan nantinya kan Pak Prabowo sendiri," ujarnya.

"Begitu juga kalau bertanya soal Pak Jokowi, sebaiknya langsung ke Pak Jokowi karena yang melaksanakan atau menjalankan ke depannya Pak Jokowi," sambung Bamsoet.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menilai Joko Widodo masih menginginkan Prabowo Subianto menjadi calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pemilu Serentak 2019. Alasannya karena Jokowi tengah bimbang melihat elektabilitasnya yang terus merosot.

"Menurut saya sangat bisa dipahami kalau pak Jokowi masih menginginkan itu (Prabowo jadi cawapres)," kata Ferry.

Contohnya, kata Ferry, terlihat dari hasil survei Median. Merujuk pada survei Median yang dilakukan dilakukan 24 Maret-6 April 2018, elektabilitas Jokowi berada di angka 36,2 persen.

Angka tersebut, menurut Ferry, dilakukan sebelum keluarnya kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak, polemik puisi Sukmawati Soekarnoputri hingga keluarnya Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini