Bacaleg tak lolos verifikasi, PPP serang KPU

Selasa, 7 Mei 2013 15:12 Reporter : Ya'cob Billiocta
DCS PPP. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan, seluruh dari bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Menanggapi itu, PPP justru mengkritisi kinerja KPU soal penentuan daftar pemilih.

Wakil Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin menilai, tidak lolosnya sejumlah bacaleg hanya sebatas tidak lengkapnya administrasi. Dia juga mengkritisi kinerja lembaga penyelenggara pemilu yang belum bekerja maksimal.

"Dari sisi waktu kan masih mungkin (diperbaiki). Menurut saya KPU dan Bawaslu yang harus disoroti adalah daftar pemilih. Jantung dari pemilu adalah daftar pemilih agar warga yang punya hak bisa menggunakan haknya, problemnya enggak cukup jelas siapa. Karena ini sumber kekisruhan. Parpol sendiri tidak tahu berapa jumlah pemilih kita," kata Lukman di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (7/5).

Lukman menjelaskan, tidak lolosnya semua nama caleg yang diajukan ke KPU, karena faktor kesalahpahaman. Dia mencontohkan, banyak bakal caleg melampirkan ijazah S1 hingga S3, tapi tidak mencantumkan ijazah SMA sederajat.

"Lalu KTP harus dilegalisir basah, tadinya enggak ada. Jadi ini hal teknis administratif," kilahnya.

Karena masalahnya hanya pada proses administrasi, PPP optimis dapat melengkapi sebelum batas akhir perbaikan selesai.

"Saya pikir berkaitan administrasi, dan bisa ditolerir. Toh masing-masing waktu masih bisa dimungkinkan, dan masih batas toleransi yang bisa dimengerti," lanjutnya.

Selain PPP, semua bakal caleg PKS dan PKPI juga dinyatakan KPU tak lolos verifikasi DCS. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu 2014
  2. KPU
  3. PPP
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.