Babinsa tanyai warga soal capres, DPR panggil KSAD

Kamis, 5 Juni 2014 16:10 Reporter : Muhammad Sholeh
Babinsa tanyai warga soal capres, DPR panggil KSAD Jenderal Budiman terima brevet komando. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Warga di sekitar Gambir, Jakarta Pusat, mengaku didatangi anggota Pembina Desa (Babinsa) TNI. Mereka menanyakan pilihan warga dalam Pilpres 2014, Jokowi dari PDIP atau Prabowo dari Gerindra.

Menanggapi kejadian ini, Komisi I DPR segera meminta klarifikasi Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Budiman.

"Saya minta pada KSAD untuk cek dan klarifikasi. Kalau benar beri tindakan seperti yang dijanjikan. Kalau tak benar segera klarifikasi. KSAD akan hubungi panglima Kodam, nanti Dandim dan Danrem," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanudin kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/6).

TB Hasanudin menegaskan, cara-cara seperti itu tidak dibenarkan bagi Babinsa. "Itu bukan kerja Babinsa," tegasnya.

Dia menambahkan, Babinsa hanya bertugas mengecek suatu wilayah terkait pertahanan. Itupun tidak perlu dilakukan dalam setiap waktu.

"Fungsinya cek geografi dan demografi, keperluan pertahanan. Tak perlu tiap saat. Apakah dia iseng saja, apalagi kalau benar, memilih siapa ya itu tidak dibenarkan," tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI mendatangi rumah warga di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Dengan nada tinggi, mereka menanyakan pilihan warga dalam Pilpres 2014, Jokowi dari PDIP atau Prabowo dari Gerindra.

"Ada Babinsa datang ke rumah, tapi ayah saya yang menemui. Saya dengar papa bicara dengan nada tinggi dan saya menghampiri, ternyata Babinsanya sudah pergi," ujar warga Cideng yang enggan disebutkan namanya kepada merdeka.com, Kamis (5/6).

[lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini