Azis Syamsuddin: Ketua Mahkamah Partai Golkar saya, bukan Muladi

Senin, 18 Januari 2016 15:09 Reporter : Rizky Andwika
Azis Syamsuddin: Ketua Mahkamah Partai Golkar saya, bukan Muladi Aziz Syamsuddin. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) menolak usulan Mahkamah Partai Golkar (MPG) yang ingin diadakan munas pada 2016 untuk persatukan pengurus Golkar yang terbelah. Sebab menurut kubu Ical, MPG pimpinan Muladi sudah berakhir masa tugasnya dan usulannya tidak berlaku.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Ical Azis Syamsuddin mengatakan MPG pimpinan Muladi sudah berakhir masa tugasnya, sehingga tidak memiliki lagi legal standing, atau dasar hukum untuk bersidang, apalagi merekomendasikan penyelenggaraan Munas. Menurut dia, Ketua MPG baru yakni dirinya, bukan lagi Muladi.

"MPG kan sejak SK tanggal 14 Juli 2015. Pak Muladi sudah nggak jabat sebagai MPG. MPG itu sudah dijabat oleh saya sejak SK 49 tahun 2015 tanggal 14 Juli. Saya sebagai ketua dengan anggotanya lima," kata Azis di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/1).

Selain itu, Azis juga menolak dengan dibentuknya tim transisi yang diketuai oleh Jusuf Kalla (JK) dan BJ Habibie sebagai pelindung. Meski menolak, dia membantah telah melawan dan tak menghormati senior partainya.

"Yang ngelawan siapa? Saya hanya sampaikan Muladi sebagai MPG sudah selesai. Dan tugas MPG itu selesaikan perselisihan. Tapi itu sudah dideliver ke pengadilan. Jadi keputusan pengadilan kan final," jelas ketua Komisi III DPR ini.

Sementara itu, saat ditanya apa yang akan dia lakukan karena menolak, Azis ogah menerangkan secara gamblang. "Ya nanti lihat perkembangan," ujarnya singkat.

Seperti diketahui, Partai Golkar hasil Munas Bali telah menunjuk Azis Syamsudin sebagai ketua Mahkamah Partai Golkar sebagai penganti Muladi. Penunjukan itu atas dasar surat keputusan DPP Partai Golkar bernomor 49/DPP/Golkar/VII/2015 tentang susunan dan personalia MPG, kepengurusan MPG diganti keseluruhan. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini