Andi Arief Sentil Anies Baswedan: Jangan Diam dan Bertahan Main Aman

Kamis, 16 Mei 2019 11:48 Reporter : Henny Rachma Sari
Andi Arief Sentil Anies Baswedan: Jangan Diam dan Bertahan Main Aman Delapan kepala daerah berkumpul di Museum Kepresidenan. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan delapan kepala daerah di Bogor. Pada pertemuan itu disepakati untuk mengedukasi rakyat agar berdemokrasi secara sehat.

Terkait hal itu, mantan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief memuji keberanian AHY dalam bersikap. Ia menilai AHY adalah orang pertama yang menyatakan sebaiknya semua pihak menunggu 22 Mei.

Pun, atas sikapnya, AHY dibanjiri bully-an bahkan dituduh pengkhianat.

"Di saat 02 klaim menang 62 persen dan kini versi revisi 54 persen dan 01 dinyatakan menang oleh quick count, AHY adalah orang yg pertama yg menyatakan sebaiknya semua pihak menunggu 22 Mei. Dia dibully dan dituduh pengkhianat, hanya karena mengajak hidup benar," tulis Andi dalam akun twitternya @AndiArief_ seperti dikutip merdeka.com, Kamis (16/5).

Pada cuitan selanjutnya, Andi menyentil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ia nilai hanya main aman.

"Untuk menyadarkan orang banyak memang butuh resiko bagi tokoh politik seperti AHY yang berani melakukan sesuatu. Seharusnya @aniesbaswedan kawan saya juga jangan diam dan bertahan pada main aman. Ada yg mengganggu akal sehat namun diam, dimana kemanusiaan kita?" sentilnya.

Sebab, Anies sebagai kaum muda harus juga berani mengambil resiko agar sejumlah tokoh yang terbelah gara-gara Pilpres bisa bersatu kembali.

"Di saat tokoh-tokoh tua, para purnawirawan jenderal dan intelektual serta tokoh agama terbelah-belah, kewajiban orang muda yang waras dan berani mengambil resiko untuk berupaya menyatukannya kembali. AHY sudah memulai, mana yang lain?"

Dalam pertemuan yang digelar di Museum Kepresidenan Balai Kirti, Bogor tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya sebagai penggagas. Dihadiri delapan kepala daerah, yakni, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Wali Kota Tangerang Selatan Airin, Bupati Banyuwangi Azwar Anas. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini