Amien Rais: Ujaran Kebencian itu Dalam Demokrasi Sebetulnya Bukan Penistaan

Selasa, 29 Januari 2019 16:18 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Amien Rais: Ujaran Kebencian itu Dalam Demokrasi Sebetulnya Bukan Penistaan Amien Rais. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais angkat bicara soal musisi Ahmad Dhani yang dijebloskan ke penjara karena kasus ujaran kebencian. Menurutnya, dalam negara demokrasi ujaran kebencian adalah sesuatu yang biasa.

"Yang dianggap sebagai ujaran kebencian itu dalam hal demokrasi itu sebetulnya bukan penistaan," kata Amien di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jl HOS Cokroaminoto No 93, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

Tokoh reformasi tersebut mencontohkan bahwa dirinya kerap mendapat cacian di dunia maya. Namun dirinya tetap tenang dan lapang dada.

"Seperti saya saja itu enggak pernah marah dikatakan segala macam oleh para netizen maupun anak bangsa, saya tenang sekali, enggak ada masalah," ucap Amien.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan atau 18 kurungan penjara kepada politisi Gerindra Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian. Selain itu, Hakim juga memerintahkan untuk segera menjebloskan Ahmad Dhani ke Lembaga Pemasyarakatan (LP).

"Menjatuhkan terdakwa Ahmad Dhani dengan hukuman penjara selama satu tahun enam bulan, meminta agar terdakwa untuk disetujui," ucap M. Ratmoho membacakan amar putusan, Senin (28/1).

Musisi Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani dihukum 1,5 tahun penjara. Dia dinyatakan bersalah lantaran melakukan ujaran kebencian lewat tiga cuitan di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST. Cuitan ini diunggah admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.

"Perbuatan menyebar informasi oleh saksi Bimo atas suruhan terdakwa," kata hakim.

Cuitan pertama berbunyi 'Yang menistakan agama si Ahok...yang diadili KH Ma'ruf Amin.'

Cuitan kedua berbunyi 'Siapa saja dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya - ADP.'

Cuitan ketiga berbunyi 'Kalimat sila pertama KETUHANAN YME, PENISTA Agama jadi Gubernur...kalian WARAS??? - ADP.' Ahmad Dhani sebelumnya dituntut 2 tahun penjara oleh jaksa. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini