Airlangga Andalkan Rekam Jejak Bukan Pencitraan, Gerindra: Prabowo juga Fokus Kerja

Selasa, 24 Januari 2023 21:03 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Airlangga Andalkan Rekam Jejak Bukan Pencitraan, Gerindra: Prabowo juga Fokus Kerja Prabowo dan airlangga. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Golkar lebih mengandalkan rekam jejak dalam mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres di Pemilu 2024. Golkar menganggap pencitraan bukan prioritas utama dalam mengusung capres-cawapres.

Menanggapi itu, Waketum Gerindra Habiburokhman mengatakan, Prabowo Subianto yang juga didukung jadi capres tidak suka dengan pencitraan dan gimik. Menteri Pertahanan itu fokus bekerja di bawah komando Presiden Joko Widodo.

"Pak Prabowo fokus menjalankan tugas sebagai Menhan dan Alhamdulillah kinerja Pak Prabowo luar biasa. Hampir semua hasil survei menyebutkan adalah salah satu menteri dengan kinerja terbaik," kata Habiburokhman saat dihubungi, Selasa (24/1).

Habiburokhman yakin sindiran soal capres pencitraan Golkar bukan untuk Prabowo. Sebab Prabowo dan Airlangga berteman baik, serta sama-sama berada di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jadi enggak lah, Partai Golkar sahabat kami dan Pak Airlangga sahabat baik Pak Prabowo. Tidak mungkin mereka menyindir Pak Prabowo," kata Habiburokhman.

2 dari 3 halaman

Diberitakan sebelumnya, Partai Golkar tak menjadikan elektabilitas menjadi prioritas Capres di Pemilu 2024. Terlebih, Ketum Golkar Airlangga Hartarto disebut saat ini lebih fokus kerja ketimbang meningkatkan citra.

Golkar menegaskan, Airlangga saat ini tengah fokus lebih dulu membenahi perekonomian Indonesia.

"Pak Airlangga itu fokus kerja, jadi tidak seperti orang lain yang sibuk dengan pencitraan. Tren elektabilitasnya juga kalau kita lihat dari waktu ke waktu kan naik," kata Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga saat dihubungi, Senin (23/1).

Menurut Lamhot, elektabilitas bukanlah sebagai penentu pemenangan di Pemilu 2024. Angka survei menjadi lebih penting, katanya, setelah para Capres sudah resmi terdaftar di KPU.

"Kalau sudah terdaftar kan ada keterbatasan pilihan, kalau sekarang kan banyak pilihan, maka angkanya tersebar ke mana-mana, dan patut diingat Airlangga tidak punya dosa politik," ujar Anggota Komisi VII DPR ini.

3 dari 3 halaman

Lamhot yakin, elektabilitas Airlangga bakal terdongkrak naik. Sebab sebagai Menko Perekonomian, Airlangga telah berupaya agar Indonesia mampu memperlihatkan kinerja yang tetap impresif dan menghindari resesi.

"Kita tahu Pak Airlangga Ketua KPC-PEN. Ini kan buah kinerja dari Menko Perekonomian. Pertumbuhan ekonomi kita bertahan bahkan tumbuh, dan itu diakui nasional dan internasional saat G-20," ujar Lamhot.

Oleh karena itu di tengah tantangan resesi global ini, Lamhot berpendapat capres ke depan adalah orang yang bisa membawa bangsa keluar dari krisis global yang saat ini mendera.

Sehingga, investasi masuk, pertumbuhan ekonomi positif, dan lapangan kerja otomastis akan bertambah. "Itulah kelebihan Pak Airlangga dibandingkan partai lain," tambahnya.

Selain itu, Airlangga juga sangat memperhatikan terhadap ekonomi kerakyatan. Salah satu contohnya dengan menambah alokasi anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga mencapai Rp128 triliun lebih.

Kebijakan ini jelas menumbuhkan ekonomi rakyat kecil yakni tumbuh dan berkembangnnya sektor UMKM.

Baca juga:
Golkar Sebut Airlangga Andalkan Rekam Jejak Bukan Pencitraan, Ini Kata NasDem
PAN Balik Rayu Gerindra-PKB Gabung KIB
CEK FAKTA: Yenny Wahid Resmi Jadi Cawapres Anies Baswedan? Ini Faktanya
Fadli Zon: Cak Imin sudah Bahas Keinginan jadi Cawapres ke Prabowo
Gerindra Sebut Cawapres Prabowo Perlu Dibahas dengan PKB, Termasuk Peluang Khofifah
Berkaca dari Prabowo di 2014 dan 2019, Fadli Zon: Jatim Penentu Kemenangan Pilpres

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini