Airin yakin menang, Ikhsan Modjo tak mau jual janji-janji

Senin, 27 Juli 2015 18:21 Reporter : Mitra Ramadhan
Airin yakin menang, Ikhsan Modjo tak mau jual janji-janji Pasangan Calon Wali Kota Tangsel. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Dua pasangan bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel yakni Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie dan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra mendaftarkan diri ke KPU Kota Tangsel, Senin (27/7) siang.

Sebelum mendaftarkan diri, kedua pasangan tersebut menggelar deklarasi pasangan calon di lokasi yang berbeda. Airin-Benyamin yang didukung partai Golkar, PKS, PKB, Nasdem, PAN, dan PPP menggelar deklarasi di Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC), Pondok Cabe, Kota Tangsel pada pagi hari.

Dalam kesempatan itu, Airin yang tak henti-hentinya menyalami seluruh undangan yang hadir mengatakan, dirinya sangat yakin masyarakat masih menginginkan dirinya untuk maju kembali karena bagian dari niatnya maju berdasarkan dorongan dari masyarakat Kota Tangsel.

"Kami optimis akan bisa menang lagi, karena masyarakat yang juga mendorong agar kami maju kembali," terang Airin.

Airin juga menyatakan, bahwa apa yang tengah terjadi pada keluarga besar suaminya dan anak buahnya di Kota Tangsel yakni soal korupsi merupakan sebuah cobaan dari Tuhan. Dia yakin Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang berat melebihi kemampuan hamba-nya. "Setiap orang pasti menemui cobaan, dan setiap manusia tidak ada yang lepas dari kesalahan," ujar Airin.

Keyakinan Airin akan memenangi kembali Pilkada karena dia mengklaim masyarakat di Tangsel mengetahui perubahan yang cukup signifikan jika dibandingkan pada 2010 lalu. "Kota Tangsel mengalami pembangunan yang cukup signifikan," klaimnya.

Sedangkan saat ditanya kenapa dirinya kembali menggandeng Benyamin Davnie, Airin menegaskan bahwa Benyamin Davnie adalah sosok yang dipilih orang masyarakat Tangsel empat tahun lalu untuk mendampinginya. "Selain itu saya dengan Pak Ben sudah cocok. Kami berdua bisa saling mengisi. Pengalaman empat tahun terakhir juga sudah memperlihatkan hal itu," kata Airin.

Sedangkan bakal calon Wali Kota Tangsel Ikhsan Modjo yang diusung dari Partai Demokrat dan Partai Gerakan Indonesia Raya, Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, tidak mau mengumbar janji politik dalam pemilihan kepala daerah.

"Kami tidak mau terjebak dengan janji-janji kesejahteraan, tapi bagaimana menjadikan rakyat bermartabat, mendapatkan haknya dengan baik dan nyaman tanpa dikurangi suatu apa pun, serta diperlakukan secara adil dan merata," kata Ikhsan.

Namun, kata dia, pasangan ini berjanji keluarganya tidak akan mengikuti tender proyek jika pasangan ini menjadi pemenang dalam Pilkada Tangsel yang akan digelar secara serentak pada 9 Desember 2015 itu. "Saya berjanji jika sampai seperti itu akan mundur, pokoknya kalau ada orang saya ikut main tender proyek di sini saya akan mundur. Ini bukti kami bukan mau mengeruk uang rakyat," ujar Ikhsan Modjo saat deklarasi di Restoran Kampoeng Anggrek, Serpong, Kota Tangsel.

Sementara itu Li Claudi juga menyatakan hal yang sama. Li yang gagal dalam meraih kursi sebagai anggota legislatif itu menyatakan dirinya tak akan hanya menjual kecantikan dirinya saja. "Bukan ini bukan modal saya satu-satunya, saya siap bekerja untuk rakyat," tuntasnya.

Sedangkan Ketua KPUD Tangsel Muhamad Subhan mengatakan, dari dua calon yang telah mendaftar pasangan Airin-Benyamin yang menjadi pasangan pertama yang mendaftar di Kantor KPUD Tangsel di Jalan Buana Kencana No 12 Sektor XII Blok E-1 Rawa Buntu, Kota Tangsel belum melengkapi syarat dukungan dari Golkar.

"Untuk dukungan dari PPP itu tidak ada masalah, Golkar yang ada masalah karena belum dilengkapi dokumen dukungan-nya. Ada berkas yang belum dilengkapi dari pihak Golkar Agung Leksono. SK Pengurus Provinsi belum disampaikan ke kami. Kami akan menunggu kekurangan berkas itu sampai jam 4 sore besok," jelas Subhan.

Jika sampai hari terakhir pendaftaran pasangan calon, Subhan melanjutkan, pihaknya belum menerima kekurangan berkas tersebut maka dukungan dari partai Golkar akan dihapus.

"Kalau pun dukungan dari Partai Golkar dihapus, pasangan Airin-Ben masih tetap sah melanjutkan pencalonannya karena jumlah kursi dukungan masih cukup melebihi 10 kursi," tambah Subhan. [hhw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini