AHY Sebut Banyak Rakyat Sulit Dapat Pekerjaan yang Layak

Kamis, 14 Maret 2019 15:30 Reporter : Nur Habibie
AHY Sebut Banyak Rakyat Sulit Dapat Pekerjaan yang Layak AHY Akan Laporkan Hasil Kampanye Kepada Prabowo. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, masih banyak masyarakat Indonesia yang sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Hal itu ia katakan setelah dirinya melakukan survei secara langsung seperti di Pasar Cipulir, Jakarta Selatan.

"Ketenagakerjaan untuk potret yang paling nyata kami dapatkan dari masyarakat adalah sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak. Saya mencoba melakukan survei secara langsung di lapangan sampai dengan tadi pagi sama, mereka mengeluhkan hari-hari ini sulit mendapatkan pekerjaan yang layak," kata AHY di Rumah Makan Ampera, Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (14/3).

Menurut AHY, semakin banyak jumlah penduduk di usia yang produktif, semakin banyak anak-anak muda belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang keahliannya.

"Jadi terutama anak-anak muda termasuk kaum perempuan juga khawatir jangan sampai mereka sulit mendapatkan pekerjaan. Padahal sudah sekolah sudah belasan tahun sekolah begitu lulus sekolah bahkan sudah lulus kuliah juga masih sulit mendapatkan pekerjaan yang layak termasuk yang sesuai dengan kompetensi mereka," ungkapnya.

Selain itu, soal adanya isu Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di Indonesia. AHY berjanji akan memperjuangkan hak-hak masyarakat Indonesia terlebih dahulu dalam memperoleh pekerjaan yang layak.

"Isu Tenaga Kerja Asing kami juga menyoroti hal itu, tentunya ke depan Partai Demokrat akan memperjuangkan agar masyarakat kita itu bisa menjadi pemenang di negeri sendiri mendapatkan pekerjaan yang baik untuk bisa menghidupi keluarganya dengan layak," ujarnya.

"Selain itu kita juga tidak ingin kemudian diperlakukan tidak adil katakanlah ada jenis pekerjaan yang sama kemudian diisi oleh tenaga kerja asing mereka mendapatkan kesejahteraan atau upah yang jauh lebih besar dibandingkan jika kita sendiri mengisinya, kayak begini-begini lah yang harus kita perjuangkan," sambungnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini