Ahok maju independen, PDIP bilang 'kami siap tarung'

Selasa, 8 Maret 2016 10:33 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ahok maju independen, PDIP bilang 'kami siap tarung' Ahok. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama, calon petahana di Pilgub DKI 2017 akhirnya mengambil keputusan berpisah jalan dengan PDIP. Ahok, sapaan Basuki, telah memastikan maju melalui jalur independen bahkan siap untuk mendeklarasikan diri satu hingga dua minggu ke depan.

Ahok yang semula memilih kader PDIP Djarot Saiful Hidayat sebagai calon wakil gubernur, berubah haluan menggandeng Kepala badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, karena PDIP tak kunjung memberikan kepastian. Lalu bagaimana tanggapan PDIP?

Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP tampaknya tak ambil pusing dengan keputusan Ahok. Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, partainya akan mengusung calon lain dan siap bila harus berhadapan dengan Ahok di Pilgub DKI.

"Siap. PDIP sudah terbiasa untuk seperti itu. Kami siap bertarung. Tentunya tanpa keluar dari rambu-rambu persaingan yang ada. Kita bersaing secara fair dan sehat. Itu politik. Karena politik itu dinamis," kata Gembong di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (8/3).

Gembong menyebut partainya tidak kekurangan kader yang kompeten untuk memimpin Ibu Kota. Justru, kata dia, akan sia-sia bila PDIP tak mengusung calon sendiri karena cukup memiliki jumlah kursi di DPRD untuk memunculkan nama cagub.

"PDIP tidak kekurangan kader," tegas politisi PDIP ini.

Ketika disinggung soal sikap Ahok, Gembong mengaku partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini bersikap legowo. Semua keputusan kembali pada Ahok meskipun beberapa kali menyatakan isyarat akan memberikan dukungan.

"Kalau bicara legowo tidak legowo, ya kami kan tidak bisa menahan pak Ahok. Semuanya terpulang kepada Pak Ahok sendiri, keputusan Pak Ahok sendiri. Apakah dia klop maju independen atau partai," pungkasnya.

Merespon sikap Ahok, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri langsung memanggil Ketua DPD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Wagub Djarot Saiful Hidayat setelah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengisyaratkan maju melewati jalur independen. Pemanggilan itu terkait dengan calon yang bakal diusung PDIP di Pilgub DKI 2017 mendatang.

"Kita makan empek-empek saja. Pertemuan antar ibu dan anak. Kita diarahkan memang konsolidasi untuk Pilgub DKI mengikuti DPP, kita harus berhati-hati karena memang kita bisa mencalonkan sendiri ya," kata Prasetyo usai pertemuan di rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/3) malam.

Prasetyo mengatakan PDIP akan melakukan penjaringan bakal calon Gubernur DKI April mendatang. PDIP pun mengisyaratkan bakal mencalonkan gubernur dari kader internal termasuk kemungkinan nama Djarot yang diusung.

"Kita akan membuka pendaftaran. Insya Allah (calonkan kader sendiri). Kalau Djarot itu kader sendiri dan enggak ada masalah. Kita akan tetap demokratis." ungkap Prasetyo. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini