Agung: Tidak ada Mahkamah Partai, sekarang yang ada pengadilan

Senin, 8 Desember 2014 12:26 Reporter : Dharmawan Sutanto
Agung: Tidak ada Mahkamah Partai, sekarang yang ada pengadilan Munas tandingan Partai Golkar. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas IX Jakarta, Agung Laksono, menanggapi pernyataan sejumlah kalangan bahwa partai beringin itu seharusnya menyelesaikan konflik internal lewat Mahkamah Partai. Namun, Agung menyatakan, Golkar saat ini tidak memiliki Mahkamah Partai.

"Sekarang tidak ada Mahkamah Partai karena ada kevakuman. Sekarang yang ada pengadilan," kata Agung di arena Munas IX Golkar, Ancol, Jakarta, Senin (8/12).

Agung yakin jika melalui proses pengadilan pihaknya bakal menang dalam sengketa kepengurusan partai. "Karena kami memiliki dasar hukum," ujar dia.

Mantan ketua DPR ini menjelaskan, Munas IX Jakarta yang diselenggarakan pihaknya ini bukanlah kehendak segelintir orang.

"Tapi kader daerah yang menugaskan kepada kami untuk menyelenggarakan Munas. Hanya kami seharusnya (digelar) Januari (2015), tapi kami tarik percepat karena perkembangan partai ada intervensi dan kontroversi sehingga kami percepat untuk mengakhiri silang pendapat," kata Agung.

Terkait Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas IX Bali Aburizal Bakrie (Ical) yang telah lebih dulu melaporkan susunan kepengurusannya ke Kemenkum HAM, Agung tidak mempersoalkan. Dia tetap yakin Kemenkum HAM akan mengesahkan susunan kepengurusannya yang sebentar lagi akan diumumkan. [ren]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini