Agum Gumelar harap KPU obyektif di Pemilu 2014

Sabtu, 2 November 2013 15:58 Reporter : Fikri Faqih
Agum Gumelar harap KPU obyektif di Pemilu 2014 KPU menetapkan pemilu 2014. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menjelang pemilihan umum 2014, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Agum Gumelar menyarankan untuk lebih banyak berdoa. Sebab dalam pemilihan pemimpin di Indonesia ada dua komponen dari tiga yang hanya dapat dibantu dengan berdoa.

"Pertama adalah KPU (Komisi Pemilihan Umum). Terhadap KPU kita tidak bisa berbuat apa-apa selain berdoa. Semoga KPU bisa melakukan tugasnya dengan baik dan obyektif dalam bekerja," kata Agum di Bentara Budaya Jakarta, Sabtu (2/11).

Komponen kedua, Agum melanjutkan, adalah partai politik (Parpol). Politikus dalam tubuh parpol diseleksi oleh partai itu sendiri. Sehingga kualitas dan integritas seseorang dalam tubuh parpol hanya pengurus yang tahu.

"Kita hanya bisa berdoa. Semoga orientasinya harus dewasa," katanya.

Mertua pebulutangkis, Taufik Hidayat itu mencontohkan dalam pemilihan pemimpin daerah, seorang calon memiliki tujuan untuk memenangkannya. Dan hal itu sah-sah saja. Tetapi, Agum menambahkan, calon pemimpin harus lebih maju dan partai harus mengawasi.

"Jangan sampai akhirnya yang dicari selebritis lagi. Dan akhirnya dilepas dalam pengawasannya," ungkapnya.

Komponen terakhir adalah rakyat pemilih. Agum mengatakan pemerintah dapat berbuat banyak pada komponen ketiga ini. Caranya dengan mendewasakan rakyat dalam proses pemilihan agar tidak keliru dalam memilih pemimpin. [did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pemilu 2014
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini