Adu Kuat Tim Sayap Jokowi vs Prabowo

Jumat, 11 Januari 2019 06:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Adu Kuat Tim Sayap Jokowi vs Prabowo Deklarasi Kampanye Damai Jokowi dan Prabowo Subianto. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Pasangan Capres cawapres, Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak hanya membentuk tim inti untuk memanangkan Pilres 2019. Kedua pasangan itu juga membentuk tim-tim sayap yang menopang dalam pertarungan Pilpres 2019.

Tim-tim sayap itu berisi para relawan. Fungsi relawan sangat penting dalam Pilpres. Baik Jokowi dan Prabowo dalam beberapa kesempatan memberikan semangat pada relawannya untuk bekerja keras memenangkan Pilres 2019.

Pada Jumat (11/1) mereka.com membedah beberapa relawan baik dari kubu Jokowi dan Prabowo, berikut ulasannya:

1 dari 6 halaman

Ada Srikandi Indonesia

Deklarasikan Komunits Srikandi Solo Dukung Jokowi-Maruf. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Tim Srikandi terdiri dari ratusan emak-emak Solo. Mereka mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi - Ma'ruf Amin dalam Pilpres April mendatang.

Perwakilan Komunitas Srikandi Indonesia #Jokowi, Yanti Rukmana, mengatakan pihaknya siap berada di garda paling depan untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. "Kami Komunitas Srikandi Indonesia telah membulatkan tekad untuk mendukung penuh Bapak Jokowi dan Bapak KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden RI. Kita Srikandi siap berada di barisan terdepan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf," ujar Yanti.

2 dari 6 halaman

Andalkan Komunitas Emak-Emak

Komunitas Emak-emak Sukabumi Dukung Prabowo-Sandi. ©2019 Merdeka.com

Semenjak awal kampanye, Prabowo-Sandiaga sudah mengandalkan peran emak-emak. Setiap berkunjung ke satu wilayah, mereka disambut dengan emak-emak.

Ketua Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi, M Taufik mengatakan peran emak-emak sangat penting jika dilihat dari jumlah pemilih pada Pemilu 2014 lalu pemilih perempuan cukup besar. Dia menuturkan, setiap gerakan dari perempuan mampu membuat kejutan.

"Dari aspek gerakan, coba bayangkan kalau ibu-ibu bergerak, kita contoh Neno Warisman gerak ganti presiden megap megap semua orang," katanya.

Sementara itu kaum emak-emak yang tergabung dalam Perempuan Prabowo mendeklarasikan diri mendukung capres cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Ketua Perempuan Prabowo, Inge Mangundap mengatakan, ratusan kaum 'emak-emak' ditugaskan menjadi juru kampanye Prabowo-Sandi di daerah masing-masing.

3 dari 6 halaman

Relawan Pro Jokowi (Projo)

Projo. ©2018 Merdeka.com

Sudah sejak lama, Jokowi punya relawan Pro Jokowi atau Projo. "Biar rekan-rekan ini memiliki semangat. Memiliki militansi yang tinggi. Mereka ingin berbuat yang baik untuk negara, intinya itu," kata Jokowi pada relawan Projo.

Jokowi juga yakin para relawan Projo bukanlah pendukung yang abal-abal. Dan dia yakin Projo bisa memajukan negara bersamanya. "Bukan relawan kardus, betul-betul relawan yang militansinya tinggi, semangat daya juang yang tinggi ikut memperbaiki negara ini," papar Jokowi.

Kemudian dia juga yakin Projo tidak akan menggunakan SARA untuk meraup hati masyarakat. Dia meminta kepada relawan menyampaikan program yang sudah dicapai.

4 dari 6 halaman

Prabowo Andalkan Jarpas

Relawan Jarpas. ©2019 Twitter/Official JARPAS

Capres cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandiaga didukung oleh relawan Jarpas. Mereka mendirikan banyak posko pemenangan di berbagai daerah, seperti Jakarta, Tangerang, Kota Bekasi, dan Karawang Jawa Barat.

Wakil Koordinator Nasional Jaringan Relawan Prabowo - Sandi (JARPAS) Raji N Sitepu menjelaskan dibangunnya posko pemenangan ini untuk sarana silaturahmi dan koordinasi sekaligus menyampaikan visi misi Capres. "Posko tersebut sekaligus sebagai tempat membangun nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme kita," katanya.

Saat pembentukan Jarpas, Deklarator Jarpas Muhammad Gunawan mengatakan salah satu keinginan mendukung Prabowo-Sandiaga adalah ingin melihat Indonesia menjadi negara besar. “Inilah pemimpin yang akan menjadikan bangsa ini menjadi 'Naga Asia' yang disegani bangsa-bangsa di dunia,” kata Gunawan.

5 dari 6 halaman

Barisan Gus dan Santri Bersatu

Baguss Bersatu. ©2019 Twitter/Rio Bisri

Baguss Bersatu mendukung capres cawapres nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf Amin. Ketua Presidium Baguss Bersatu Ipang Wahid menyatakan mayoritas anggota kelompok Gus dan Santri merupakan kader Nahdlatul Ulama. Mereka mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin karena Ma'ruf sendiri memiliki ikatan emosional dengan Nahdlatul Ulama.

"Kami ingin melanjutkan perjuangan ini ke tingkat nasional, makanya kita mendukung Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf Amin. Karena beliau adalah ulama kami, guru kami yang harus kita dukung bersama sebagai eksponen Nahdlatul Ulama," kata Ipang.

Ipang menjelaskan cikal bakal gerakan Baguss Bersatu ini lahir dari 'Barisan Gus Solah' yang muncul ketika Pilkada Jawa Timur 2018 lalu.

6 dari 6 halaman

Barisan Kiai dan Santri Nahdiyin (BKSN)

Relawan BKSN Prabowo Sandi. ©2019 Twitter/Khodim MBAHTHOLIB

BKSN mendukung Prabowo-Sandiaga karena dinilai mampu memimpin Indonesia. Ketua Umum BKSN KH. Solachul Aam Wahib Wahab menjelaskan BKSN adalah wadah kaum nahdliyin yang kultural. " Kultural itu tentu jumlahnya sangat banyak. Mudah-mudahan BKSN ini bisa menjadi wadah bagi kiai-kiai dan santri baik yang kultural maupun yang struktural sehingga kita bisa sama-sama membangun bangsa ini, membangun rakyat ini sesuai dengan slogannya Pak Prabowo Sandi yang adil dan makmur," katanya.

Solachul juga mengatakan bahwa Prabowo adalah sosok tegas, berani dan tentara sejati. Prabowo juga orang mandiri. Solachul menjelaskan BKSN sudah ada di sekitar 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. [has]

Baca juga:
Selain Soal Debat, Prabowo-Sandi dan SBY juga Bahas Kampanye 3 Bulan ke Depan
SBY Beri Tips Khusus ke Prabowo Agar Debat Meraih Simpati Publik
Timses Prabowo Nilai Bawaslu Tak Adil, Anies Diperiksa Tapi Kepala Daerah Lain Luput
Bertemu SBY, Prabowo-Sandi Bahas Teror ke Pimpinan KPK
Ma'ruf Amin: Kalau Masih Percaya Hoaks Namanya Oon

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini