4 Petahana di Pilkada 2018 yang menang lagi dan sulit dikalahkan

Jumat, 29 Juni 2018 06:20 Reporter : Syifa Hanifah
4 Petahana di Pilkada 2018 yang menang lagi dan sulit dikalahkan Sudirman-Ida dan Ganjar-Yasin pamer keakraban di angkringan. ©2018 Merdeka.com/Dian Ade Permana

Merdeka.com - Pilkada serentak 2018 masih didominasi calon petahana. Hasil hitung cepat atau quick count terlihat banyak petahana menang telak atas lawannya. Walau hasil real dari KPU belum diumumkan, tapi dari hasil hitung cepat bisa tergambar siapa pemenangnya.

Siapa saja petahana yang berhasil menang lagi?

1 dari 4 halaman

Ganjar Pranowo menang telak

Ganjar Pranowo. ©2016 Merdeka.com/hartanto rimba

Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menyatakan, pasangan cagub-cawagub Jawa Tengah nomor urut satu, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin menang atas rivalnya cagub-cawagub Jateng nomor urut dua Sudirman Said dan Ida Fauziyah. Hasil hitung cepat yang dilakukan Saiful Mujani Research Centre (SMRC), pasangan Ganjar-Taj Yasin mengantongi 58,58 persen suara. Sedangkan rivalnya yakni Sudirman Said dan Ida Fauziyah hanya mendapatkan 41,42 persen suara.

Hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei Indobarometer juga menempatkan Ganjar Pranowo jauh mengungguli pesaingnya yakni Sudirman Said. Pasangan Ganjar dan Taj Yasin memperoleh 56,74 persen suara. Sementara pasangan Sudirman Said dan Taj Yasin meraup suara 43,26 persen.

2 dari 4 halaman

Rahmat Effendi unggul atas lawannya

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. ©2015 Merdeka.com

Media Survei Nasional (Median) melakukan hitung cepat di Piwalkot Bekasi, Rabu (27/6). Hasilnya, calon petahana, Rahmat Effendi- Tri Adhianto, unggul atas pasangan Nur Supriyanto - Adhy Firdaus. Berdasarkan data yang diterima dari laman resmi Median, pasangan Rahmat Effendi memperoleh suara hingga 68,29 persen, sedangkan lawannya 31,71 persen. Dengan hasil hitung cepat tersebut Rahmat Effendi masih belum bisa dikalahkan.

3 dari 4 halaman

Bima Arya unggul suara di semua kecamatan

Bima Arya. ©istimewa

Hasil akhir hitung cepat (quick count) Pilkada Kota Bogor versi Charta Politika memenangkan pasangan Bima Arya Sugiarto-Dedie Rachim, Rabu (27/6). Pasangan incumbent ini unggul suara di semua kecamatan. Raihan suara pasangan calon nomor urut tiga ini paling banyak berada di Kecamatan Bogor Utara. Di sana, Bima-Dedie memperoleh suara sebanyak 48 persen.

Posisi kedua ditempati pasangan Achmad Ru'yat - Zaenul Mutaqin dengan perolehan 30,67 persen. Sedangkan di posisi ketiga ditempati pasangan Edgar Suratman- Sefwelly Gynanjar dengan perolehan sebesar 12,69 persen.

4 dari 4 halaman

Petahana Bupati Cirebon

Bupati Cirebon Sunjaya. ©2017 merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

calon Bupati Petahana Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra - Imron (Jadi Jaya) juga menang. Pasangan nomor urut dua ini mengklaim kemenangan versi hitung cepat Riset Informasi dan Analisis Kebijakan (RIAK) Institute. Berdasarkan hasil hitung cepat versi petahana, tim meraih 45 persen suara dari 350 TPS yang dijadikan sampel. Sedangkan, total TPS yang ada di Kabupaten Cirebon sebanyak 3.650. [has]

Baca juga:
Diduga hendak lakukan kampanye terselubung, dua orang sempat ditangkap di TPS Bekasi
Di TPS 08 Kabupaten Tangerang, satu orang ketahuan coblos 8 surat suara
Ini daftar lengkap pemenang Pilgub 2018 versi quick count
Deretan kejadian yang menarik perhatian masyarakat pada Pilkada 2018

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini