1.154 Warga Tangsel Tidak Masuk DPT Meski Sudah Penuhi Syarat Pemilih

Minggu, 22 November 2020 11:10 Reporter : Kirom
1.154 Warga Tangsel Tidak Masuk DPT Meski Sudah Penuhi Syarat Pemilih KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - 1.154 warga Tangerang Selatan, belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), pada Pilkada Tangerang Selatan. Ribuan warga tersebut terancam kehilangan hak suaranya meski dipastikan telah memenuhi hak pemilih.

Ketua Bawaslu Tangsel, Acep menerangkan pihaknya telah mengirimkan surat kepada KPU untuk bisa dimasukkan ke dalam DPT.

"Dalam rangka menjaga hak pilih masyarakat. Mengingat jumlahnya masih banyak. Kami khawatir jika tidak disampaikan mereka tidak mendapatkan surat suara. Pada saat datang ke TPS terdekat. Ini dilakukan untuk menjaga hak pilih mereka," ujar ketua Bawaslu Tangsel M. Acep dikonfirmasi, Minggu (21/11).

Temuan data warga Tangsel, yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pilkada Tangsel tahun 2020 ini diperoleh dari data di 7 kecamatan Se-Tangerang Selatan.

"Tidak terdaftar nama-nama tersebut bisa mengkhawatirkan pemilih. Yang mana tidak bisa memiliki hak pilihnya dalam Pilkada 2020 ini. Khawatirnya, nanti mereka yang tidak terdaftar tidak mendapatkan hak suara," ungkap dia.

Dia memaparkan setiap kecamatan memiliki jumlah yang berbeda. Pertama di Ciputat, Bawaslu menemukan 205 pemilih yang tidak masuk dalam DPT. Sementara di Ciputat Timur terdapat 142 pemilih.

"Di Pamulang ada 169, kemudian di Serpong 137, serut dan Setu 144 dan 58. Terakhir yang paling banyak ada di Pondok Aren sebanyak 303 pemilih," ujar Acep. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini