Zona Merah Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 10 Kecamatan

Jumat, 10 April 2020 08:36 Reporter : Fikri Faqih
Zona Merah Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 10 Kecamatan Prancis evakuasi pasien Covid-19 pakai kereta cepat. ©THOMAS SAMSON/POOL/AFP

Merdeka.com - Zona merah rawan penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat bertambah menjadi 10 kecamatan. Penambahan zona merah ini dilakukan setelah ada dua warga yang berdomisili di Kecamatan Kemang dinyatakan positif terinfeksi oleh tim dokter.

"Positif bertambah, laki-laki berusia 43 tahun dan laki-laki usia 36 tahun asal Kecamatan Kemang," kata Bupati Bogor Ade Yasin melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/4).

Dengan demikian, deretan kecamatan yang masuk dalam zona merah Covid-19 di Kabupaten Bogor, yaitu Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Cileungsi, Ciomas, Jonggol, Ciampea, Citeureup, dan Kemang.

Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dari 10 kecamatan zona merah Covid-19 , Gunung Putri dengan jumlah pasien positif terbanyak, yakni tujuh orang.

Kemudian Bojonggede dan Cibinong masing-masing empat orang, Cileungsi tiga orang, Parung Panjang dan Kemang masing-masing dua orang, serta Ciomas, Jonggol, Ciampea, dan Citeureup masing-masing satu orang.

Hingga Kamis (9/4) malam, Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah positif terinfeksi virus corona di Kabupaten Bogor sebanyak 27 pasien.

"Total ada 27 kasus positif COVID-19, tiga diantaranya sudah sembuh, dan tiga meninggal dunia," kata Ade seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mencatat ada 873 orang dalam pemantauan (ODP), 491 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 490 pasien dalam pengawasan (PDP), 114 sudah selesai diawasi, sembilan pasien meninggal dunia. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini