ZA Kerap Gonta-Gati Nomor Sampai Keluarga Susah Menghubungi

Kamis, 1 April 2021 12:20 Reporter : Bachtiarudin Alam
ZA Kerap Gonta-Gati Nomor Sampai Keluarga Susah Menghubungi Diduga teroris di Mabes Polri. ©Istimewa

Merdeka.com - Pelaku penyerangan Markas Besar (Mabes) Polri, Zakiah Aini (25) disebut sering berganti nomor kontak telepon membuat orang, bahkan keluarganya sendiri terkadang sulit menghubungi.

Hal itu disampaikan Kusdi selaku Ketua RT tempat tinggal Zakiah, mendapatkan info dari keluarga kalau dirinya sering berganti-ganti nomor.

"Tapi keluarganya sendiri itu enggak ada (nomor Zakia) gonta-ganti. Nomor HP Zakia ini gonta-ganti," kata Kusdi ketika ditemui wartawan, Kamis (1/4).

Kusdi mengatakan berdasarkan keterangan keluarganya kalau Zakiah ini sulit dihubungi, sehingga untuk menghubungi Zakiah haruslah dia yang memulainya terlebih dahulu.

"Ke keluarganya. Kakaknya nanya (nomornya) ga ada. Ngelacak nomor hp pelaku ini ga pernah ketemu, ga tahu. Kalo Zakiah ngontak sodaranya bisa, Almarhumah ini nomor hp nya gonta ganti," katanya.

Terlebih, Kusdi mengatakan kalau Zakiah merupakan wanita yang tertutup. Dia jarang sekali berinteraksi dengan warga sekitar, karena terlalu sering berada di luar rumah.

"Jelas di dalam dong. Saya dan tetangga ga pernah lihat. Tertutup lah, dia tertutup," lanjutnya.

Sempat Tinggalkan Surat Wasiat

Sebelumnya, Polisi telah menyelidiki asal usul teroris yang menyerang Mabes Polri pada sore tadi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, teroris tersebut meninggalkan surat wasiat dan pamit kepada keluarga sebelum berjihad.

"Kita temukan juga saat penggeladahan dirumahnya surat wasiat dan ada kata-kata di WA grup keluarga bahwa yang bersangkutan akan pamit," kata Listyo di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (31/3).

Listyo sudah memerintahkan Densus 88 Antiteror untuk mendalami jaringan teroris tersebut. Dia ingin jaringan teroris diusut tuntas.

"Jadi saya sudah perintahkan kepada Kadensus untuk mendalami dan mengusut terhadap kemungkinan ada kelompok jaringan terkait tersangka ini," ucapnya.

Pasca peristiwa ini, Listyo meminta jajaran Polri meningkatkan kewaspadaan. Tetapi, tetap memberikan layanan ke masyarakat.

"Sekali lagi saya sampaikan ke seluruh anggota tetap berikan layanan ke masyarakat namun tingkatkan kewaspadaan tingkatkan sistem pengamanan baik di markas komando maupun pada saat melaksanakan tugas di lapangan," pungkasnya.

Sekedar informasi, kalau Zakiah yang kala itu berpakaian gamis hitam, bercadar dan berkerudung masuk ke area Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (31/3) sore. Dia masuk sembari menodongkan diduga senjata ke petugas.

Pelaku tewas usai dilumpuhkan polisi. Jenazah pelaku saat ini berada di RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Dan untuk saat ini Jenazah telah dimakamkan di TPU Pondok Rangon pada Kamis (1/4) dini hari. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini